SULUTVIRAL.INFO– Suasana syahdu menyelimuti Kelurahan Taler, Kecamatan Tondano Timur, Sabtu (24/1/2026).
Di balik deretan pelayat yang memadati rumah duka, hadir jajaran pimpinan Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk memberikan penghormatan terakhir bagi Florencia Lolita Wibisono.
Florencia bukan sekadar warga biasa. Ia adalah pramugari pesawat ATR 42-500 yang gugur dalam tugas saat pesawat yang ditumpanginya mengalami kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, pada 17 Januari lalu.

Bupati Minahasa Robby Dondokambey, yang hadir bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang dan Sekretaris Daerah Lynda D. Watania, menyebut Florencia sebagai sosok muda yang melampaui masanya dalam hal dedikasi.
“Almarhumah adalah sosok muda yang penuh dedikasi dan tanggung jawab. Profesi yang dijalani adalah panggilan untuk melayani dengan ketulusan. Hal inilah yang harus menjadi teladan bagi generasi muda di Minahasa,” ujar Bupati Robby saat memberikan sambutan.
Bagi pemerintah daerah, kepergian Florencia adalah kehilangan besar. Ia dianggap sebagai salah satu putri terbaik daerah yang berhasil membawa nama Minahasa di kancah nasional melalui profesionalisme di industri penerbangan.
Di tengah isak tangis keluarga besar Wibisono, Ketua TP PKK Martina Watok Dondokambey Lengkong turut memberikan penguatan.

Kehadiran lengkap jajaran teras Pemkab Minahasa ini menjadi simbol bahwa daerah berdiri bersama keluarga di masa sulit tersebut.
“Kehilangan seorang anak dan saudara tercinta adalah beban yang berat, namun kita percaya Tuhan adalah sumber penghiburan sejati,” tambah Bupati.
Ibadah pemakaman tersebut ditutup dengan prosesi pelepasan jenazah menuju peristirahatan terakhir.
Diiringi doa dari para pejabat dan warga Tondano Timur, Florencia kini beristirahat dengan tenang, meninggalkan jejak pengabdian yang tertulis di langit Nusantara. (nes)
