SULUTVIRAL.INFO – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal kembali ditegaskan lewat peresmian Sport Center Tutuyan dan Sport Center Togid, Jumat (23/1/2026), yang dipusatkan di Tutuyan.
Peresmian dua fasilitas olahraga representatif ini menandai babak baru pembangunan infrastruktur publik di Boltim. Bukan hanya menjadi pusat pembinaan atlet, sport center juga diproyeksikan sebagai ruang tumbuh ekonomi rakyat, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar kawasan.
Bupati Boltim Oskar Manoppo hadir langsung memimpin peresmian, disaksikan unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima, pimpinan OPD, serta sejumlah tenaga ahli bupati. Prosesi diawali dengan penandatanganan prasasti dan dilanjutkan peninjauan fasilitas lapangan sepak bola serta gedung olahraga indoor.
Fasilitas Olahraga sebagai Investasi Sosial dan Ekonomi
Dalam sambutannya, Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa pembangunan sport center bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi kesehatan, prestasi, dan ekonomi masyarakat.
“Sport center ini dibangun untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat pembinaan olahraga, serta menyiapkan generasi muda yang sehat, disiplin, dan berdaya saing. Oleh karena itu, pemanfaatannya harus terarah dan terukur,” ujar Oskar.
Menurutnya, kehadiran fasilitas modern akan membuka ruang aktivitas baru bagi warga, meningkatkan interaksi sosial, sekaligus menghadirkan perputaran ekonomi dari sektor olahraga dan jasa pendukung.
Pengelolaan Profesional, Kunci Manfaat Berkelanjutan
Agar manfaat sport center dirasakan maksimal, Bupati Oskar menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk memastikan pengelolaan dilakukan secara profesional dan berkelanjutan.
Ia menekankan empat poin penting. Pertama, penyusunan pola pengelolaan yang jelas, mulai dari jadwal penggunaan, standar pemeliharaan, hingga sistem pengamanan fasilitas. Kedua, mengaktifkan pembinaan atlet berkelanjutan dengan melibatkan cabang olahraga, sekolah, dan komunitas.
Ketiga, melibatkan pelaku UMKM secara tertib dan teratur agar kawasan sport center menjadi pusat kegiatan ekonomi rakyat. Keempat, memastikan fasilitas memberi kontribusi nyata terhadap pendapatan asli daerah (PAD) tanpa mengabaikan fungsi sosial.
“Pengelolaan sport center ini tidak boleh asal jalan. Harus ada perencanaan, pengawasan, dan evaluasi yang jelas,” tegas bupati.
Ruang Tumbuh UMKM dan Lapangan Kerja Baru
Kehadiran sport center di Tutuyan dan Togid membuka peluang ekonomi baru. Setiap kegiatan olahraga, turnamen, hingga latihan rutin dipastikan akan menghadirkan arus pengunjung yang berdampak langsung pada pedagang makanan, penyedia perlengkapan olahraga, jasa parkir, hingga transportasi lokal.
Bagi UMKM, sport center menjadi etalase usaha baru yang potensial. Dengan pengelolaan tertib, kawasan ini dapat berkembang menjadi sentra aktivitas masyarakat sekaligus pusat ekonomi skala mikro.
Salah seorang warga Tutuyan, Andi (45), menyambut positif peresmian fasilitas tersebut.
“Dulu anak-anak main bola di lapangan seadanya. Sekarang ada sport center bagus. Kalau ramai kegiatan, kami pedagang kecil juga ikut dapat rezeki,” katanya.
Dorong Prestasi, Ciptakan SDM Sehat dan Produktif
Selain ekonomi, manfaat sosial juga menjadi fokus utama. Sport center diharapkan menjadi pusat lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Boltim, sekaligus wadah pembinaan karakter generasi muda.
Dengan fasilitas yang memadai, pemerintah daerah menargetkan peningkatan kualitas atlet daerah, memperbanyak event olahraga, serta memperkuat identitas Boltim sebagai kabupaten yang ramah olahraga dan kesehatan.
Dalam jangka panjang, SDM yang sehat dan disiplin diyakini akan memberi dampak positif terhadap produktivitas kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Ajakan Jaga Aset Publik
Di akhir sambutan, Bupati Oskar Manoppo mengajak seluruh masyarakat Boltim untuk menjaga dan merawat fasilitas olahraga tersebut dengan penuh tanggung jawab.
“Fasilitas ini dibangun dari uang rakyat. Oleh karena itu, menjaga dan merawatnya adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.
Dengan diresmikannya Sport Center Tutuyan dan Togid, Pemerintah Kabupaten Boltim berharap hadirnya ruang publik modern yang tidak hanya mencetak atlet, tetapi juga menggerakkan ekonomi, meningkatkan PAD, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.




