SULUTVIRAL.INFO – Pemerintah Kota Tomohon terus mempercepat transformasi layanan publik berbasis digital. Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk, S.H. bersama Wakil Wali Kota Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom. meresmikan Penggunaan Sistem Akses Layanan Terpadu di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Tomohon, Kamis (22/1/2026).
Peresmian ini menandai peluncuran empat aplikasi layanan strategis yang dirancang untuk mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai jenis pelayanan pemerintahan, sekaligus memperkuat posisi MPP sebagai pusat layanan terpadu di Kota Tomohon.
Acara berlangsung di Mal Pelayanan Publik Kota Tomohon dan dihadiri jajaran pejabat pemerintah daerah, perwakilan gerai layanan, serta unsur pendukung pelayanan publik.
Empat Aplikasi Resmi Diluncurkan
Dalam peresmian tersebut, Wali Kota Tomohon secara langsung meluncurkan empat aplikasi utama, yakni:
-
Wale Kabasaran Tomohon (Portal MPP) sebagai pintu utama layanan digital
-
Kabasaran Smart Service (KSS) untuk integrasi pelayanan berbasis teknologi
-
Sistem Informasi Gerai Administrasi Pelayanan (SIGAP) sebagai pengelola data layanan
-
JELAJAH, panduan potensi dan peluang investasi di Kota Tomohon
Keempat aplikasi ini diharapkan mampu mempercepat proses pelayanan, meningkatkan transparansi, serta memberikan pengalaman layanan yang lebih mudah dan terintegrasi bagi masyarakat.
Setelah peresmian, Wali Kota dan Wakil Wali Kota melakukan peninjauan langsung seluruh gerai layanan yang beroperasi di Mal Pelayanan Publik Kota Tomohon untuk memastikan kesiapan sistem dan sumber daya aparatur.
Dorong Pelayanan Prima dan Iklim Investasi
Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk menegaskan bahwa peluncuran empat aplikasi tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran MPP sebagai pusat layanan terpadu.
“Keempat aplikasi ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran Mal Pelayanan Publik sebagai pusat layanan terpadu dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung iklim investasi di Kota Tomohon,” ujar Caroll.
Ia menjelaskan, pengembangan sistem ini telah dirintis sejak tahun lalu sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kota Tomohon dalam melakukan modernisasi layanan publik.
Menurutnya, keberhasilan pengembangan aplikasi ini tidak lepas dari kepemimpinan, kolaborasi internal ASN, serta kerja sama dengan perguruan tinggi yang ikut terlibat dalam proses perancangan dan pengujian sistem.
Inovasi Harus Diiringi SDM Berkualitas
Wali kota juga menekankan bahwa inovasi teknologi tidak akan bermakna tanpa diikuti kesiapan sumber daya manusia.
“Saya ingin menegaskan bahwa inovasi teknologi haruslah diiringi dengan komitmen sumber daya manusia yang capable, disiplin, bertanggung jawab dan rendah hati,” tegasnya.
Ia menambahkan, aparatur harus adaptif terhadap perkembangan zaman dan mampu menjadi pelayan publik yang ramah, profesional, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Dengan kombinasi teknologi dan kualitas SDM, Pemerintah Kota Tomohon menargetkan terwujudnya pelayanan prima yang semakin baik dan berkelanjutan.
Dukungan Penuh Jajaran Pemerintah Kota
Peresmian ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, S.E., M.E., Ketua TP-PKK Kota Tomohon drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng, seluruh perwakilan gerai layanan di MPP, serta jajaran Pemerintah Kota Tomohon.
Para pimpinan perangkat daerah menyatakan siap mengoptimalkan pemanfaatan sistem baru tersebut demi meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas pelayanan.
Sejumlah warga yang hadir juga menyambut positif kehadiran aplikasi layanan terpadu ini.
“Sekarang pelayanan terasa lebih cepat dan jelas. Kami berharap sistem ini benar-benar mempermudah urusan administrasi,” ujar Maria, salah satu warga Tomohon.
Langkah Strategis Menuju Kota Layanan Modern
Dengan peluncuran empat aplikasi ini, Kota Tomohon semakin menegaskan komitmennya sebagai daerah yang adaptif terhadap digitalisasi pelayanan publik.
Keberadaan sistem akses terpadu tidak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga memperkuat kepercayaan investor terhadap iklim usaha yang transparan dan efisien.
Pemerintah Kota Tomohon menargetkan MPP menjadi model pelayanan publik modern di Sulawesi Utara, yang mengintegrasikan teknologi, tata kelola, serta pelayanan manusiawi dalam satu sistem yang utuh.
