SULUTVIRAL.INFO – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow terus memperkuat kolaborasi lintas pemerintahan guna memastikan pembangunan infrastruktur berjalan selaras dan berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Wakil Bupati Bolaang Mongondow, Dony Lumenta, ke Kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Wilayah II Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Utara di Kota Kotamobagu, Senin (26/1/2026).
Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi, khususnya pada sektor infrastruktur dan penataan ruang yang selama ini menjadi tulang punggung peningkatan konektivitas wilayah serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Wakil Bupati Dony Lumenta disambut langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD Wilayah II Dinas PUPR Sulut, Ir. Muhammad M. Sugeha, S.T., bersama Kepala Sub Bagian Tata Usaha S. Joyo Mokoagow, Ama. TS, serta jajaran teknis lainnya. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh keterbukaan, membahas berbagai isu strategis pembangunan infrastruktur di wilayah Bolaang Mongondow.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati menekankan pentingnya sinkronisasi program pembangunan agar perencanaan dan pelaksanaan proyek fisik dari pemerintah provinsi dapat terintegrasi secara optimal dengan prioritas pembangunan daerah.
“Koordinasi yang kuat antara kabupaten dan provinsi menjadi kunci agar setiap program infrastruktur benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan tidak berjalan sendiri-sendiri,” ujar Dony Lumenta.
Sinkronisasi Program Infrastruktur Daerah dan Provinsi
UPTD Wilayah II Dinas PUPR Sulut memiliki peran strategis dalam pelaksanaan program infrastruktur provinsi di wilayah Bolaang Mongondow Raya. Karena itu, kunjungan kerja ini dinilai penting untuk memastikan keselarasan rencana pembangunan, mulai dari peningkatan dan pemeliharaan jalan, jembatan, hingga penataan ruang yang berkelanjutan.
Wakil Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow berkomitmen mendukung setiap program strategis pemerintah provinsi, selama selaras dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Ia juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya soal fisik, tetapi juga harus memperhatikan aspek manfaat jangka panjang dan pemerataan pembangunan.
Plt Kepala UPTD Wilayah II Dinas PUPR Sulut, Ir. Muhammad M. Sugeha, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten.
“Sinergi seperti ini sangat kami harapkan agar pelaksanaan program di lapangan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkesinambungan,” ungkapnya.
Dorong Efektivitas dan Manfaat Maksimal bagi Masyarakat
Pertemuan ini juga membahas evaluasi pelaksanaan program infrastruktur yang telah berjalan, sekaligus pemetaan kebutuhan pembangunan ke depan. Melalui komunikasi yang intensif, diharapkan tidak terjadi tumpang tindih program serta setiap kegiatan pembangunan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Bolaang Mongondow.
Wakil Bupati Dony Lumenta menilai bahwa keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kesamaan visi dan persepsi antarlevel pemerintahan. Oleh karena itu, koordinasi seperti ini akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang terencana, terarah, dan berkelanjutan.
Selain itu, ia juga mendorong jajaran teknis di daerah agar lebih proaktif dalam menyampaikan aspirasi dan kebutuhan lapangan kepada pemerintah provinsi, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar berbasis kondisi nyata di masyarakat.
Komitmen Bersama Bangun Bolaang Mongondow
Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam membangun daerah secara kolaboratif. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan berbagai program pembangunan infrastruktur dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow optimistis bahwa melalui koordinasi yang intens dan berkesinambungan, pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut akan semakin berkualitas dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.


