SULUTVIRAL.INFO – Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, S.H., bersama Wakil Bupati Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Minahasa Selatan dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2026, yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Minahasa Selatan.
Momentum Hari Jadi ke-23 ini menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang pembangunan daerah, sekaligus penguatan komitmen pemerintah daerah untuk melanjutkan pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
Tema Hari Jadi ke-23 Minahasa Selatan
Peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Minahasa Selatan mengusung tema “Minahasa Selatan Bersyukur, Semakin Maju dan Sejahtera.” Tema ini merepresentasikan rasa syukur atas berbagai capaian pembangunan yang diraih melalui kerja kolektif seluruh elemen daerah.
Subtema “Dengan Semangat Hari Jadi ke-23 Minahasa Selatan, Kita Wujudkan Kedaulatan Pangan dan Merawat Bumi demi Kelestarian Lingkungan Hidup” menegaskan arah pembangunan yang berorientasi pada ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan.
Refleksi Pembangunan Sepanjang Tahun 2025
Sepanjang Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terus mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Berbagai kebijakan diarahkan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat di seluruh wilayah Minahasa Selatan.
Capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, serta partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung pembangunan.
Program Marijo Batanam Dorong Kedaulatan Pangan
Program Marijo Batanam menjadi salah satu kebijakan strategis dalam mewujudkan kedaulatan pangan daerah. Program ini mendorong pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan produktif untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Melalui program ini, pemerintah daerah berupaya memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Inovasi Pelayanan Publik Lewat JEMPOL HEBAT
Di sektor pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menghadirkan Program JEMPOL HEBAT sebagai inovasi pelayanan administrasi kependudukan yang cepat dan mudah diakses.
Selain itu, pengadaan tempat pelayanan Dukcapil di wilayah Minahasa Selatan bagian atas menjadi langkah nyata dalam mendekatkan layanan dasar kepada masyarakat.
Kepedulian Lingkungan Melalui Tabungan Sampah
Komitmen menjaga kelestarian lingkungan diwujudkan melalui Program Tabungan Sampah. Program ini mendorong kesadaran pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat.
ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan diharapkan menjadi teladan dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup.
Kinerja Ekonomi Daerah Terus Menguat
Kinerja ekonomi Kabupaten Minahasa Selatan menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi triwulan III Tahun 2025 tercatat sebesar 5,51 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Sulawesi Utara.
Capaian tersebut mencerminkan stabilitas ekonomi daerah serta keberhasilan berbagai kebijakan pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah.
Investasi Tinggi dan Inflasi Terkendali
Realisasi investasi Tahun 2025 mencapai sekitar 130,5 persen dari target, menandakan meningkatnya kepercayaan investor terhadap Minahasa Selatan.
Sementara itu, inflasi year on year Desember 2025 berada di angka 0,46 persen, termasuk yang terendah di Sulawesi Utara, menunjukkan pengendalian harga berjalan efektif.
Komitmen Pembangunan Berkelanjutan Tahun 2026
Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar menegaskan bahwa seluruh capaian pembangunan harus menjadi motivasi untuk melanjutkan program prioritas di Tahun 2026.
“Momentum Hari Jadi ke-23 ini harus menjadi penguat komitmen kita bersama untuk terus bersinergi, bekerja dengan hati, serta menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Minahasa Selatan,” tegas Bupati Franky Donny Wongkar.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan juga menyatakan komitmen mendukung program Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, seperti Program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sebagai bagian dari upaya menuju Indonesia Emas 2045.






