SULUTVIRAL.INFO – Meifa Ervina Warokka resmi menakhodai Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Minahasa periode mendatang.
Dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Klinik Yulie, Tondano, Jumat, 30 Januari 2026, Meifa mengantongi 21 suara, menyisihkan empat rivalnya dalam bursa pemilihan.
Kemenangan Meifa tergolong telak. Dari total 37 suara perwakilan bidan se-Kabupaten Minahasa, ia berhasil mengungguli Fanda Oley, Nouri Wuisang, Beibi Kawahe, dan Nova Kolaoay.
Fokus pada Angka Kematian Ibu dan Bayi
Kepala Dinas Kesehatan Minahasa, dr. Olviane Rattu, menitipkan pesan krusial bagi kepengurusan baru ini.
Sebagai “ujung tombak” kesehatan nasional, IBI dituntut lebih gesit menekan angka kematian ibu dan bayi di wilayah tersebut.
“Kami berharap kepengurusan baru dapat terus bersinergi meningkatkan kualitas layanan kesehatan,” ujar Olviane.
Meifa menyambut tantangan itu dengan menjanjikan posisi IBI sebagai mitra strategis pemerintah.
Ia menegaskan organisasi profesi ini tidak akan sekadar menjadi pelengkap, melainkan motor penggerak program kesehatan nasional di daerah.
“Kami ingin memastikan organisasi ini hadir secara nyata dan profesional,” kata Meifa usai terpilih.
Rekam Jejak dan Isu Sosial
Sosok Meifa bukan orang baru di belantika kesehatan Sulawesi Utara. Bidan kelahiran Kawangkoan, 14 Mei 1975, ini merupakan veteran dengan masa kerja lebih dari tiga dekade.
Prestasinya mentereng; pada 2019, ia didapuk sebagai Bidan Teladan tingkat Provinsi Sulawesi Utara.
Namun, Meifa tak hanya berkutat di balik meja klinik. Ia juga dikenal sebagai aktivis sosial yang mengelola yayasan pendampingan bagi perempuan dan anak korban kekerasan, serta rehabilitasi narkoba.
Bekal pengalaman lapangan inilah yang diharapkan membawa warna baru bagi IBI Minahasa dalam merespons isu sosial-kesehatan yang kian kompleks. (Nes)
