SULUTVIRAL.INFO — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa esensi kepemimpinan sejati terletak pada pengabdian penuh kepada rakyat.
Ia mengingatkan bahwa kekuasaan tidak boleh disalahgunakan sebagai instrumen untuk memenuhi kepentingan pribadi maupun golongan tertentu.
Pesan tersebut disampaikan Presiden dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Presiden Tekankan Kepemimpinan sebagai Pengabdian kepada Rakyat
“Rakyat Indonesia mendambakan pemimpin yang adil, jujur, dan bekerja sepenuhnya untuk kepentingan bersama,” ujar Presiden di hadapan jajaran kepala daerah dan pejabat pemerintahan.
Kekuasaan Tidak Boleh Digunakan untuk Kepentingan Pribadi
Dalam arahannya, Kepala Negara menekankan bahwa amanah yang diemban oleh para penyelenggara negara lahir dari pengorbanan besar rakyat. Prinsip tersebut sejalan dengan komitmen berbagai elemen politik dalam menjaga marwah partai dan menerapkan instruksi zero tolerance terhadap korupsi demi menjaga kepercayaan publik.
Amanah Rakyat Harus Dibuktikan Lewat Kerja Nyata
Oleh karena itu, Presiden meminta seluruh jajaran pemerintahan dari pusat hingga daerah untuk membuktikan mandat tersebut melalui kerja nyata yang berdampak langsung bagi bangsa dan negara.
Rakornas Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
Rakornas ini menjadi momentum penguatan sinergi antartingkat pemerintahan guna memastikan program-program strategis nasional berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat di daerah.
