SULUTVIRAL.INFO – Kodim 1302/Minahasa mengerahkan personel untuk mendukung Gerakan Indonesia Asri yang berlangsung serentak di empat wilayah, Jumat, 6 Februari 2026. Aksi ini menegaskan komitmen TNI menjaga kebersihan ruang publik dan lingkungan berkelanjutan.
Gerakan tersebut menyasar Kabupaten Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, dan Kota Tomohon. Seluruh lokasi menjadi pusat aktivitas warga setiap hari.
Langkah ini menindaklanjuti arahan Presiden RI dan Gubernur Sulawesi Utara. Oleh karena itu, Kodim 1302/Minahasa menggerakkan kekuatan lintas sektor secara terkoordinasi.
Sinergi Lintas Sektor Perkuat Kemanunggalan
Karya bakti ini melibatkan prajurit TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Kolaborasi ini memperkuat semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Aksi pembersihan dan penataan difokuskan pada ruang publik strategis. Ruang-ruang ini menjadi urat nadi aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Keterlibatan TNI dalam agenda sosial dan lingkungan juga tercermin pada berbagai kegiatan kewilayahan, termasuk peran aktif Kodim 1302 Minahasa dalam menjaga stabilitas daerah.
Titik Strategis di Empat Wilayah
Di wilayah pesisir, personel menyisir Pantai Boulevard Amurang. Kawasan ini menjadi ruang publik favorit warga Minahasa Selatan.
Sementara itu, di pusat kota, sasaran utama meliputi Plaza Ratahan, kawasan Menara Alfa Omega Tomohon, Pasar Tondano, dan Pasar Langowan. Aktivitas warga di lokasi tersebut berlangsung sejak pagi hingga malam hari.

Di Minahasa Tenggara, Koramil 1302-13/Tombatu memfokuskan aksi di KDKMP Silian Satu. Penataan kawasan ini diharapkan memberi dampak jangka panjang.
Upaya tersebut sejalan dengan dorongan pembangunan daerah, seperti penguatan ruang publik dan infrastruktur yang juga tampak pada agenda pembangunan wilayah di Sulawesi Utara.
Edukasi Lingkungan dan Komitmen Berkelanjutan
Selain memulihkan estetika kawasan, gerakan ini berfungsi sebagai edukasi ekologi bagi warga sekitar. Masyarakat diajak menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Komandan Kodim (Dandim) 1302/Minahasa, Letkol Inf. Bonaventura Ageng F.S., melalui Kasdim Mayor Inf. Daeng Pasaka, S.E., menegaskan pentingnya kerja sama di lapangan.
“Sinergitas seluruh unsur menjadi kunci keberlanjutan pembangunan wilayah,” ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pagi hari berjalan lancar di semua sektor. Koordinasi antarinstansi memastikan setiap titik tertangani optimal.
Aksi ini kembali menegaskan komitmen Kodim 1302/Minahasa dalam menjaga kelestarian lingkungan. Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat terus menjadi fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan, sejalan dengan agenda pelestarian lingkungan di Sulawesi Utara. (Nes)

