SULUTVIRAL.INFO – Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menunjuk Denny Mangala sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Provinsi Sulut. Penunjukan ini memastikan roda pemerintahan tetap berjalan optimal selama proses penetapan pejabat definitif.
Gubernur Yulius Selvanus menyerahkan tugas tersebut di Wisma Negara Bumi Beringin, Kamis (5/2/2026). Ia menugaskan Denny Mangala yang saat ini menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesra.
Langkah ini bersifat administratif dan strategis. Pemerintah Provinsi Sulut menjaga stabilitas birokrasi di tengah masa transisi jabatan Sekprov.
Penunjukan Plh untuk Jaga Kelancaran Pemerintahan
Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa penunjukan Plh Sekprov mengikuti ketentuan regulasi. Masa jabatan Pelaksana Tugas (Plt) sebelumnya telah mencapai batas maksimal.
“Saya menyerahkan tugas sementara kepada Pak Denny Mangala. Jabatan Plt Sekprov sebelumnya sudah dua kali perpanjangan,” ujar Yulius Selvanus.
Oleh karena itu, pemerintah provinsi tidak dapat melanjutkan skema Plt. Penunjukan Plh menjadi solusi sementara yang sah secara aturan.
Kebijakan ini menjaga kesinambungan layanan publik. Selain itu, birokrasi tetap bekerja tanpa jeda selama proses berjalan.
Proses Definitif Tahlis Galang Tetap Berjalan
Gubernur menjelaskan bahwa pemerintah kini menunggu proses penetapan Sekprov definitif. Tahapan tersebut mengikuti mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku.
“Sesuai aturan, kita harus menunjuk pejabat baru sambil menunggu proses definitif. Semua berjalan by process,” kata Yulius Selvanus.
Ia memperkirakan proses ini tidak memakan waktu lama. Pemerintah menargetkan penyelesaian dalam satu hingga dua minggu.
Dengan demikian, struktur kepemimpinan Sekretariat Provinsi akan kembali normal. Pemerintah memastikan tidak ada langkah di luar prosedur.
Penunjukan Sesuai Aturan dan Tata Kelola
Secara regulasi, jabatan Plt memang memiliki batas waktu. Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2018 mengatur perpanjangan Plt maksimal dua kali.
Karena itu, penunjukan Plh menjadi langkah yang tepat. Pemerintah Provinsi Sulut menunjukkan komitmen pada tata kelola pemerintahan yang tertib administrasi.
Langkah ini sejalan dengan upaya menjaga stabilitas pemerintahan daerah. Konsistensi kebijakan menjadi kunci kepercayaan publik.
Dalam konteks ini, penguatan koordinasi internal menjadi prioritas, sejalan dengan strategi gubernur dalam memastikan agenda pemerintahan berjalan efektif.
Denny Mangala Diminta Jaga Stabilitas Birokrasi
Sebagai Plh Sekprov, Denny Mangala memegang peran penting. Ia bertugas mengoordinasikan jalannya administrasi pemerintahan provinsi.
Pemerintah berharap Denny Mangala menjaga ritme kerja organisasi. Pelayanan publik harus tetap berjalan lancar dan profesional.
Peran Plh juga memastikan sinkronisasi kebijakan lintas perangkat daerah. Hal ini penting di tengah agenda pemerintahan yang padat.
Penguatan koordinasi birokrasi ini juga sejalan dengan upaya evaluasi kinerja daerah yang menekankan disiplin dan akuntabilitas.
Komitmen Pemprov Sulut Jaga Profesionalisme
Dengan penunjukan ini, Pemerintah Provinsi Sulut menegaskan komitmen pada aturan. Pemerintah memilih langkah cepat namun tetap taat regulasi.
Stabilitas birokrasi menjadi perhatian utama. Pemerintah ingin memastikan tidak ada kekosongan kendali administratif.
Langkah ini juga memperkuat citra pemerintahan yang profesional. Transisi kepemimpinan berlangsung tertib dan terukur.
Komitmen tersebut sejalan dengan prinsip layanan publik prima yang menempatkan pelayanan masyarakat sebagai prioritas.

