SULUTVIRAL.INFO – Bank SulutGo (BSG) menegaskan arah kepemimpinan lima tahun ke depan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa. Oleh karena itu, para pemegang saham mengukuhkan Revino Pepah sebagai Direktur Utama periode 2026–2031.
RUPS berlangsung pada Selasa, 10 Februari 2026, di Kantor Pusat BSG, Manado. Selanjutnya, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) memimpin langsung rapat sebagai Pemegang Saham Pengendali.
Selain pemerintah daerah, PT Mega Corpora dan pemegang saham lain ikut menghadiri agenda strategis tersebut. Dengan demikian, keputusan RUPS mencerminkan kesepakatan seluruh pemilik saham.
Langkah ini menegaskan komitmen BSG menjaga kesinambungan kepemimpinan sebagai bank pembangunan daerah di Sulawesi Utara dan Gorontalo.
Revino Pepah Perkuat Stabilitas Manajemen
Dengan pengukuhan kembali Revino Pepah, BSG menjaga stabilitas manajemen di tengah persaingan perbankan yang kian ketat. Selama periode sebelumnya, Revino mendorong konsolidasi internal dan mempercepat kinerja bisnis.
Oleh karena itu, mandat baru ini mengarahkan Revino untuk melanjutkan transformasi dan penguatan bisnis BSG selama lima tahun ke depan. Selain itu, keberlanjutan kepemimpinan menjaga konsistensi strategi jangka panjang.
Pada saat yang sama, BSG memperkuat perannya dalam pembiayaan sektor produktif, UMKM, dan pembangunan daerah. Sejalan dengan itu, kontribusi perbankan daerah menopang pertumbuhan ekonomi regional, sebagaimana tercermin dalam laporan ekonomi Sulut tumbuh.
Vicky Lumentut Pimpin Pengawasan BSG
Selain menetapkan direksi, RUPS Luar Biasa menyepakati penyegaran jajaran komisaris. Oleh sebab itu, Vicky Lumentut, mantan Wali Kota Manado, menerima amanah sebagai Komisaris Utama BSG.
Masuknya Vicky membawa pengalaman kepemimpinan pemerintahan dan pemahaman pembangunan daerah. Dengan latar belakang tersebut, ia memperkuat fungsi pengawasan secara strategis.
Selanjutnya, peran Komisaris Utama memastikan penerapan good corporate governance (GCG) berjalan konsisten. Karena itu, jajaran komisaris baru menargetkan pengawasan yang konstruktif dan progresif.
Struktur Pengawasan Makin Solid
RUPS juga menetapkan figur berpengalaman lain dalam jajaran komisaris. Djafar Alkatiri dan Jaclyn Koloay memperkuat struktur pengawasan terbaru.
Selain itu, Max Kembuan, Rania Riris Ismail, dan Diane melengkapi komposisi komisaris periode 2026–2031. Dengan komposisi ini, BSG memperkuat kontrol internal dan manajemen risiko.
Pada akhirnya, sinergi direksi dan komisaris menjaga kinerja bank tetap sehat dan berkelanjutan. Lebih lanjut, fokus tata kelola menjawab tantangan digitalisasi layanan dan kebutuhan keuangan masyarakat.
Langkah tersebut sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam membangun sistem keuangan daerah yang kuat, sebagaimana ditekankan dalam agenda budaya kerja ASN.
Susunan Direksi BSG 2026–2031
RUPS Luar Biasa menetapkan susunan direksi sebagai berikut:
-
Direktur Utama: Revino Pepah
-
Direktur Operasional: Louisa Parengkuan
-
Direktur Umum: Joubert Dondokambey
-
Direktur Kredit: Tetty Rampengan
-
Direktur Dana: Rudiyanto Katili
-
Direktur Kepatuhan: Mutesa Holdin
Komposisi ini memadukan pengalaman dan kompetensi lintas fungsi. Oleh karena itu, Direktur Kepatuhan memastikan seluruh aktivitas bank mematuhi regulasi OJK dan prinsip kehati-hatian.
Komitmen BSG Dorong Ekonomi Daerah
Penetapan direksi dan komisaris menandai tonggak penting perjalanan Bank SulutGo. Sebagai bank kebanggaan daerah, BSG memfokuskan pembiayaan sektor produktif, dukungan UMKM, dan ekspansi layanan digital.
Di bawah arahan Pemegang Saham Pengendali, sinergi manajemen dan dewan komisaris meningkatkan daya saing BSG. Dengan demikian, bank ini terus berkontribusi bagi pembangunan Sulawesi Utara dan Gorontalo, sejalan dengan arah kebijakan Gubernur YSK.
