SULUTVIRAL.INFO – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, memimpin penguatan Jamsostek Minsel dalam Forum Kepatuhan Kabupaten Minahasa Selatan di Hotel Sutan Raja Amurang, Rabu (18/2/2026). Ia menggerakkan seluruh perangkat daerah, aparat penegak hukum, dan BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas perlindungan pekerja.
Selain itu, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya mengejar peningkatan angka kepesertaan. Ia mendorong kepatuhan pemberi kerja agar seluruh pekerja aktif terdaftar dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Forum Kepatuhan Perkuat Implementasi Jamsostek Minsel
Pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 mendorong optimalisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan. Karena itu, Pemkab Minahasa Selatan membentuk forum kepatuhan dengan dasar hukum yang jelas dan arah kerja terukur.
Sejalan dengan penguatan tata kelola pemerintahan, daerah terus menjaga stabilitas dan sinergi lintas sektor sebagaimana terlihat dalam agenda Forkopimda Minahasa Selatan. Dengan koordinasi yang kuat, pengawasan terhadap kepatuhan pemberi kerja berjalan lebih efektif.
Franky Wongkar menegaskan komitmen pemerintah daerah.
“Kami memastikan seluruh pekerja di Minahasa Selatan masuk dalam perlindungan Jamsostek. Pemerintah daerah mengawal kepatuhan ini secara konsisten,” tegas Franky Wongkar.
Dengan langkah tersebut, Jamsostek Minsel bergerak menuju cakupan yang semakin luas.

Apresiasi BPJS dan Dukungan Perencanaan Daerah
Selain memperluas kepesertaan, pemerintah daerah mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan atas pelayanan klaim manfaat, pemberian beasiswa, dan perlindungan pekerja rentan melalui dukungan iuran APBD. Dukungan tersebut memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat pekerja.
Selanjutnya, pemerintah daerah mengintegrasikan target Jamsostek Minsel ke dalam perencanaan pembangunan melalui Forum Konsultasi Publik RKPD 2027. Dengan integrasi tersebut, perlindungan pekerja menjadi bagian dari kebijakan pembangunan jangka menengah daerah.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan, Albertus Roni Santoso, yang juga menjabat Ketua Forum Kepatuhan, menegaskan dukungan penegakan regulasi.
“Kami memastikan setiap pemberi kerja mematuhi kewajiban mendaftarkan pekerja agar hak mereka terlindungi,” ujar Albertus Roni Santoso.
Dengan pengawasan aktif dan koordinasi lintas sektor, implementasi program berjalan lebih disiplin.
Sinergi Daerah Dukung Arah Kebijakan Sulut
Meskipun kepesertaan aktif meningkat, pemerintah daerah terus membuka ruang perluasan di berbagai sektor. Karena itu, perangkat daerah memperkuat pendataan pekerja rentan secara sistematis dan terintegrasi.

Selain itu, arah kebijakan Jamsostek Minsel sejalan dengan komitmen kepala daerah se-Sulawesi Utara dalam menyatukan kebijakan pembangunan melalui rapat kerja gubernur. Dengan sinergi tersebut, perlindungan pekerja mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi provinsi.
Melalui kerja kolektif dan kepemimpinan yang konsisten, Pemkab Minahasa Selatan mempercepat terwujudnya universal coverage. Dengan langkah tersebut, Jamsostek Minsel menghadirkan perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja di Minahasa Selatan.
