SULUTVIRAL.INFO — Curah hujan tinggi memicu longsor di Manado Tua dan merusak dua rumah warga di Lingkungan III Bualo, Kelurahan Manado Tua Dua, Kecamatan Bunaken Kepulauan, Rabu (18/2/2026). Aparat kepolisian langsung turun tangan dan mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.
Longsor terjadi setelah hujan mengguyur kawasan lereng Gunung Manado Tua dengan intensitas tinggi. Material tanah dan bebatuan meluncur dari ketinggian lalu menghantam permukiman warga. Akibatnya, dua rumah mengalami kerusakan dengan total kerugian material sekitar Rp100 juta.
Sebanyak delapan warga dari dua keluarga langsung mengungsi demi keselamatan. Mereka terdiri dari keluarga Kakalang–Sumele dengan lima jiwa dan keluarga Megansa–Tatebale dengan tiga jiwa.

Longsor Dipicu Hujan Deras di Lereng Gunung
Hujan deras mengguyur wilayah Bunaken Kepulauan sejak pagi hingga siang hari. Kondisi tanah di lereng gunung menjadi labil dan tidak mampu menahan debit air. Akibatnya, longsor turun dan menutup sebagian bangunan warga.
Warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat. Selanjutnya, aparat menindaklanjuti laporan itu dengan cepat.
Peristiwa ini menambah daftar kejadian darurat akibat cuaca ekstrem di wilayah Manado. Sebelumnya, aparat juga mengingatkan warga terkait potensi bahaya lain seperti buaya di Marina Plaza yang sempat menghebohkan masyarakat pesisir.
Respons Cepat Polsek Pulau Bunaken
Begitu menerima laporan, personel Polsek Pulau Bunaken langsung menuju lokasi. Kanit Sabhara Aiptu Max Poluan memimpin personel bersama Camat Bunaken Kepulauan Imanuel Mandack.

Setibanya di lokasi, aparat memastikan situasi tetap aman dan terkendali. Selain itu, personel membantu proses evakuasi warga ke tempat lebih aman.
Warga terdampak kini mengungsi di Pastori Gereja GMIM Batu Karang Bualo. Aparat mendirikan koordinasi lapangan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.
Kapolsek Pulau Bunaken, Iptu Eko Ferryanto, menegaskan komitmen kepolisian dalam penanganan bencana.
“Kami turut prihatin atas musibah ini. Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu warga yang mengalami kesulitan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Selain pengamanan lokasi, personel menyerahkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Tindakan ini mempercepat pemulihan awal dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Mitigasi dan Kerja Bakti Bersama
Aparat kepolisian, unsur kecamatan, Koramil, dan warga setempat langsung bergotong royong membersihkan material longsor. Mereka mengangkat tanah dan bebatuan secara bertahap agar akses rumah tidak tertutup.
Selanjutnya, petugas menutup sementara jalur aliran air dari lereng gunung untuk mencegah longsor susulan. Langkah ini memperkuat upaya mitigasi dan mengurangi risiko dalam waktu dekat.
Sinergi lintas unsur ini memperlihatkan kolaborasi nyata dalam menghadapi bencana. Pola kerja bersama seperti ini juga terlihat dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan di Kota Manado, termasuk program gerakan ASRI pesisir yang melibatkan masyarakat pesisir.
Polisi Imbau Warga Tetap Waspada
Kapolsek Pulau Bunaken kembali mengingatkan warga agar tetap siaga. Ia meminta masyarakat yang tinggal di lereng dan perbukitan segera melapor jika melihat retakan tanah atau tanda pergerakan lereng.

“Cuaca masih berpotensi hujan. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan segera mengungsi apabila situasi membahayakan,” ujarnya.
Selain itu, Polsek Pulau Bunaken terus memantau kondisi cuaca dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat. Aparat memastikan kebutuhan dasar warga di pengungsian tetap terpenuhi.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi warga di kawasan rawan longsor. Pemerintah dan aparat keamanan terus memperkuat koordinasi lintas sektor, sebagaimana kolaborasi yang juga terbangun dalam berbagai agenda strategis seperti rapat Forkopimda Manado demi menjaga stabilitas dan keselamatan warga.
Saat ini, warga terdampak masih bertahan di posko pengungsian sambil menunggu evaluasi lanjutan terhadap kondisi rumah mereka. Aparat berharap cuaca segera membaik agar proses pemulihan berjalan lebih cepat dan warga bisa kembali beraktivitas dengan aman.
