SULUTVIRAL.INFO — PT Bank Sulut dan Gorontalo terus memperkuat perannya dalam mendorong transformasi digital di daerah. Bank ini menjalin kerja sama strategis dengan 15 pemerintah daerah di Provinsi Sulawesi Utara untuk mengoptimalkan pengelolaan keuangan dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kerja sama tersebut ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman antara Direktur Utama BSG Revino Pepah dan para bupati serta wali kota se-Sulawesi Utara. Langkah ini mempercepat digitalisasi sistem penerimaan pajak dan retribusi daerah.
Direktur Utama BSG Revino Pepah menjelaskan kolaborasi ini sebagai bagian dari strategi besar mendorong transformasi fiskal daerah yang lebih modern, transparan, dan akuntabel. Ia menegaskan digitalisasi PAD Sulut menjadi kunci utama peningkatan efisiensi pengelolaan keuangan daerah.
Menurutnya, pemerintah daerah harus menekan potensi kebocoran pendapatan yang selama ini menjadi tantangan di berbagai wilayah. Karena itu, BSG menghadirkan sistem terintegrasi yang mendukung pengawasan lebih ketat.
“Penandatanganan ini merupakan bagian dari upaya percepatan transformasi fiskal daerah melalui digitalisasi sistem penerimaan pajak dan retribusi,” ujarnya di Manado.
Integrasi Sistem Keuangan Daerah
Dalam kerja sama tersebut, BSG dan pemerintah daerah mengintegrasikan berbagai kanal pembayaran non-tunai. Selain itu, kedua pihak memperkuat elektronifikasi transaksi pemerintah daerah secara menyeluruh.
Melalui integrasi ini, masyarakat dapat melakukan pembayaran dengan lebih mudah dan cepat. Karena itu, pemerintah daerah berpotensi meningkatkan kepatuhan pajak dan retribusi.
Selanjutnya, sistem digital memungkinkan pencatatan transaksi secara real time. Pemerintah daerah dapat memantau arus pendapatan dengan lebih akurat dan transparan.
Langkah ini juga mendukung arah pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara yang menuntut penguatan fiskal daerah.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sulut
Digitalisasi fiskal mendorong penguatan kapasitas keuangan daerah. Karena itu, pemerintah kabupaten dan kota memiliki ruang belanja yang lebih luas dan tepat sasaran.
Optimalisasi PAD Sulut memegang peran penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan publik. Selain itu, pemerintah daerah dapat memperkuat sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, pariwisata, dan industri pengolahan.
Sejalan dengan itu, pemerintah provinsi terus menyelaraskan kebijakan lintas sektor melalui ekonomi Sulut 2026 yang menekankan penguatan kapasitas fiskal.
Peran Strategis BSG dalam Transformasi Digital
Sebagai bank pembangunan daerah, BSG berperan sebagai pengelola kas daerah sekaligus mitra strategis modernisasi sistem keuangan pemerintah daerah.
Melalui penerapan digitalisasi, pemerintah daerah mempercepat proses administrasi dan meningkatkan efisiensi pelayanan. Selain itu, sistem pelaporan keuangan menjadi lebih transparan dan mudah diakses.
Digitalisasi juga membantu pemerintah memetakan potensi pendapatan secara lebih akurat. Karena itu, pemerintah daerah dapat memperluas basis pajak dan retribusi secara sistematis.
Arah kebijakan ini sejalan dengan strategi pembangunan 2026 yang memperkuat fondasi ekonomi daerah.
Dukungan Elektronifikasi Transaksi Daerah
Kerja sama ini menjadi bagian dari agenda percepatan elektronifikasi transaksi daerah yang sebelumnya dibahas dalam forum High Level Meeting. Karena itu, BSG dan pemerintah daerah menyepakati langkah implementasi yang lebih terarah.
Melalui sinergi tersebut, kedua pihak mempercepat penerapan sistem digital secara efektif. Selain itu, implementasi ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan dan kualitas pengelolaan keuangan daerah.
Ke depan, seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Sulawesi Utara perlu mengadopsi sistem digital secara menyeluruh. Dengan demikian, tata kelola keuangan daerah akan semakin modern, transparan, dan berkelanjutan.
