SULUTVIRAL.INFO – Pemerintah Kota Manado melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah dengan menyambangi jamaah Masjid Jami Al Munawarah di Kelurahan Mahawu, Kecamatan Tuminting, pada Rabu, 26 Februari 2026. Wali Kota Manado Andrei Angouw hadir langsung bersama jajaran pejabat dan tokoh masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut mempererat silaturahmi antara pemerintah dan warga. Selain itu, momentum Ramadhan dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan kebersamaan, ketertiban, dan tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.
Walikota Ajak Warga Jalani Ramadhan dengan Khusyuk
Dalam sambutannya, Andrei Angouw mengajak umat Muslim menjalani ibadah puasa dengan khusyuk hingga Hari Raya Idul Fitri. Ia menegaskan bahwa bulan suci menjadi ruang terbaik untuk memperkuat iman serta menjaga persaudaraan antarwarga.
“Pemerintah Kota Manado selalu mendukung kegiatan keagamaan yang dilaksanakan oleh warga,” ujar Andrei di hadapan jamaah.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas kota. Komitmen tersebut terlihat dalam berbagai agenda resmi, termasuk sinergi Pemkot Manado Imigrasi yang memperkuat koordinasi antarinstansi di daerah.
Menurutnya, Ramadhan harus menjadi momentum memperkuat toleransi serta mempererat hubungan sosial di tengah keberagaman Kota Manado.
Imbauan Jaga Kebersihan dan Dukung Program Pemerintah
Selain menyampaikan pesan spiritual, Andrei mengingatkan warga agar menjaga kebersihan lingkungan. Ia meminta masyarakat Kecamatan Tuminting tidak membuang sampah sembarangan demi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Ia menilai lingkungan bersih menghadirkan kenyamanan beribadah sekaligus meningkatkan kualitas hidup. Oleh karena itu, ia mengajak warga mendukung gerakan kebersihan yang terus digencarkan pemerintah melalui program seperti Gerakan Asri Pesisir yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Andrei menegaskan bahwa keberhasilan program kebersihan sangat bergantung pada kesadaran kolektif warga.
Peran Tokoh Agama Redam Konflik Sosial
Dalam kesempatan yang sama, Andrei menyoroti maraknya perkelahian antar kampung atau tarkam yang sempat terjadi di Kota Manado. Ia meminta tokoh agama mengambil peran aktif dalam membina generasi muda serta mengedepankan pendekatan persuasif.
Ia menyatakan bahwa pemerintah terus memperkuat langkah pencegahan melalui koordinasi bersama aparat dan tokoh masyarakat, termasuk lewat rapat penanganan tawuran yang digelar untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
“Peran tokoh agama sangat penting sekali untuk mengajak dan menyadarkan pelaku tarkam. Mereka harus disadarkan untuk kembali ke jalan yang benar,” tegasnya.
Ia berharap suasana kondusif tetap terjaga sepanjang Ramadhan dan setelahnya.
Warga Diminta Jaga Fasilitas Umum
Di akhir kegiatan, Andrei mengingatkan masyarakat agar menjaga fasilitas umum yang telah pemerintah sediakan. Ia menegaskan bahwa fasilitas tersebut diperuntukkan bagi seluruh warga Kota Manado dan harus dimanfaatkan secara bertanggung jawab.
Ia mengajak warga merawat sarana publik agar pemerintah dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan tanpa harus mengalokasikan anggaran tambahan untuk perbaikan akibat kelalaian.
Kegiatan Safari Ramadhan di Mahawu turut dihadiri tokoh Muslim Sulawesi Utara Abid Takalamingan serta sejumlah pejabat Pemkot Manado, di antaranya Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan M Sofyan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Meiske Rumondor, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Janny Ohy, Camat Tuminting, serta Camat Singkil.
Melalui agenda ini, Pemkot Manado menegaskan komitmennya membangun kota yang religius, harmonis, dan tertib. Pemerintah berharap kebersamaan yang terjalin selama bulan suci terus terjaga demi kemajuan Kota Manado.
