SULUTVIRAL.INFO – Wali Kota Manado Andrei Angouw memperkuat langkah percepatan digitalisasi daerah dan pengendalian inflasi demi menjaga stabilitas ekonomi Kota Manado, Senin, 23 Februari 2026. Ia menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah bersama sejumlah tim strategis tingkat Provinsi Sulawesi Utara di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara.
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus memimpin langsung forum tersebut bersama Wakil Gubernur J. Victor Mailangkay. Forum ini mempertemukan TPID, TP2DD, TP2ED, TPAKD, serta KDEKS se-Sulawesi Utara untuk memperkuat sinergi pengendalian inflasi dan percepatan transformasi digital.

Digitalisasi Jadi Pilar Stabilitas Ekonomi
Andrei Angouw menempatkan digitalisasi sebagai fondasi utama penguatan ekonomi daerah. Ia mendorong percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah agar sistem keuangan lebih transparan, efisien, dan terintegrasi.
Pemkot Manado terus memperluas penggunaan pembayaran non tunai, integrasi pajak dan retribusi berbasis sistem digital, serta optimalisasi kanal layanan publik daring. Langkah ini sejalan dengan penguatan infrastruktur digital dan energi ramah lingkungan seperti pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang terlihat dalam program SPKLU di Manado.
Menurut Andrei, digitalisasi tidak hanya mempermudah pelayanan, tetapi juga memperkuat ketahanan fiskal daerah di tengah dinamika ekonomi global.
Sinergi Kendalikan Inflasi dan Perluas Akses Keuangan
Dalam forum tersebut, para kepala daerah membahas strategi konkret menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga komoditas strategis. Andrei menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci menjaga daya beli masyarakat.

Pemkot Manado juga mendorong sektor riil agar tumbuh berkelanjutan. Pemerintah kota memperkuat kapasitas pelaku usaha melalui program UMKM naik kelas sehingga pelaku usaha mampu beradaptasi dengan sistem digital dan memperluas akses pembiayaan.
Selain itu, forum ini membahas percepatan akses keuangan daerah dan penguatan ekonomi serta keuangan syariah sebagai bagian dari diversifikasi instrumen ekonomi.

Optimalisasi PAD Perkuat Struktur Fiskal Manado
Pada kesempatan yang sama, pemerintah provinsi bersama 15 pemerintah kabupaten dan kota serta BPD SulutGo menandatangani Nota Kesepahaman optimalisasi Pendapatan Asli Daerah. Kesepakatan ini memperkuat kolaborasi dalam pemanfaatan sistem digital untuk meningkatkan efektivitas pemungutan pajak dan retribusi.
Andrei Angouw menilai optimalisasi PAD berbasis digital akan memperkuat struktur fiskal Kota Manado sekaligus meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan. Upaya ini melengkapi penguatan tata kelola yang sebelumnya terlihat dalam agenda monitoring BPKP Sulut guna menjaga transparansi dan integritas keuangan daerah.
Melalui percepatan digitalisasi, pengendalian inflasi yang terukur, serta penguatan sinergi lintas sektor, Pemkot Manado menargetkan pertumbuhan ekonomi yang stabil, inklusif, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat kota.
