SULUTVIRAL.INFO – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali memperkuat dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui peluncuran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wilayah Petta Timur. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, S.E., M.M. di SD GMIST Yerusalem Enemawira, Senin (26/1/2026), sebagai langkah strategis memastikan anak usia sekolah memperoleh asupan gizi yang layak.
Peluncuran SPPG tersebut ditandai dengan prosesi simbolis penyerahan paket MBG kepada sejumlah peserta didik. Kehadiran unit layanan gizi ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah menghadirkan intervensi nyata di sektor kesehatan dan pendidikan, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Komitmen Daerah Dukung Program Strategis Nasional
Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa pemenuhan gizi anak sejak dini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Ia menyebut, kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan oleh kecukupan gizi pada usia sekolah.
“Program ini adalah investasi masa depan. Anak-anak yang sehat dan bergizi akan tumbuh menjadi generasi unggul yang mampu membawa daerah ini maju,” tegas Bupati.
Menurutnya, kehadiran SPPG Petta Timur bukan hanya menjawab kebutuhan nutrisi peserta didik, tetapi juga menjadi bagian dari implementasi nyata kebijakan strategis nasional yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Penekanan Integritas dan Pengawasan Ketat
Bupati juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh pengelola SPPG, tenaga pendidik, serta unsur terkait agar menjaga integritas, profesionalisme, dan disiplin dalam menjalankan program. Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap kualitas bahan pangan, proses pengolahan, hingga distribusi makanan.
“Saya minta pelaksanaan program ini diawasi dengan sungguh-sungguh. Pastikan semua sesuai standar, higienis, dan benar-benar untuk kepentingan anak-anak,” ujarnya.
Langkah ini, lanjut Bupati, penting untuk mencegah kesalahan teknis maupun kelalaian yang dapat berdampak pada kesehatan peserta didik.
Pilar Penguatan SDM Wilayah Perbatasan
Peluncuran SPPG Petta Timur dinilai sebagai tonggak penting dalam memperkuat layanan dasar di sektor gizi. Pemerintah daerah berharap program MBG dapat meningkatkan konsentrasi belajar, menekan risiko stunting, serta mendorong capaian pendidikan yang lebih baik.
Selain itu, program ini juga membuka peluang multiplier effect bagi perekonomian lokal melalui keterlibatan petani, nelayan, dan pelaku usaha pangan sebagai pemasok bahan baku.
Dihadiri Unsur Forkopimda dan OPD
Peresmian SPPG Petta Timur turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, perwakilan TNI–Polri, kepala sekolah, para guru, serta peserta didik. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan komitmen bersama membangun generasi sehat dan berdaya saing di Kepulauan Sangihe.
Pemkab Sangihe menargetkan, ke depan layanan SPPG dapat diperluas ke wilayah lain agar manfaat Program Makan Bergizi Gratis semakin dirasakan merata.


