SULUTVIRAL.INFO – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan mulai mematangkan arah pembangunan ekonomi daerah melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan. Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, S.H. menghadiri langsung Musrenbang Kecamatan Tumpaan dan Kecamatan Tareran, Senin (26/1/2026), sebagai upaya mendorong pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi desa dalam penyusunan RKPD Tahun 2027.
Kehadiran bupati di dua kecamatan tersebut menegaskan bahwa perencanaan pembangunan tidak hanya berorientasi pada proyek fisik, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat akses ekonomi masyarakat, membuka peluang usaha, serta mengurangi kesenjangan antarwilayah di Minahasa Selatan.
Di Kecamatan Tumpaan, Musrenbang digelar di Balai Pertemuan Umum Desa Tumpaan Baru. Sementara di Kecamatan Tareran, kegiatan berlangsung di BPU Desa Wiau Lapi Barat. Kedua forum menjadi titik awal penyelarasan usulan desa agar berdampak langsung pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan warga.
Perencanaan Ekonomi dari Desa
Bupati Franky Donny Wongkar menekankan bahwa Musrenbang memiliki peran strategis dalam membangun fondasi ekonomi daerah dari tingkat desa. Setiap usulan pembangunan diharapkan tidak hanya menyentuh infrastruktur, tetapi juga mampu menggerakkan sektor pertanian, perikanan, UMKM, dan jasa lokal.
“Perencanaan harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat, terutama yang berkaitan dengan penguatan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan,” ujar Franky dalam sambutannya.
Forum Musrenbang di tingkat kecamatan menjadi ruang menyepakati program lintas desa yang nantinya diintegrasikan dalam RKPD kabupaten. Melalui mekanisme bottom-up, pemerintah daerah memastikan bahwa pembangunan tidak terpusat di wilayah tertentu, tetapi menyentuh desa-desa yang selama ini membutuhkan percepatan.
Di Kecamatan Tareran, bupati menegaskan pentingnya menyelaraskan usulan desa dengan RPJMD Kabupaten Minahasa Selatan, sehingga arah pembangunan ekonomi tetap konsisten, terukur, dan berkelanjutan.
Dorong Pemerataan Infrastruktur Produktif
Selain penguatan sektor ekonomi, Musrenbang juga diarahkan pada pemerataan infrastruktur produktif yang menjadi penopang aktivitas masyarakat desa. Jalan produksi, irigasi pertanian, sarana perikanan, hingga fasilitas pasar desa menjadi fokus pembahasan dalam dua forum tersebut.
Bupati berharap infrastruktur yang dibangun tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga meningkatkan akses pasar, menekan biaya distribusi, dan membuka peluang investasi skala lokal.
“Pembangunan harus memberikan efek berganda bagi ekonomi masyarakat. Infrastruktur dibangun untuk mendukung produktivitas, bukan sekadar memperindah wilayah,” tegas Franky.
Melalui perencanaan yang matang, pemerintah daerah menargetkan pemerataan pertumbuhan ekonomi antar kecamatan dapat terus dipercepat, sehingga kesenjangan wilayah semakin berkurang.
Sinergi DPRD dan Pemerintah Kecamatan
Musrenbang di Kecamatan Tumpaan dihadiri Anggota DPRD Minahasa Selatan dari Dapil Dua, yakni Ricky Kalangi, S.E., M.M.; Andries Rumundor, S.T.; dan Djen Peter Lamia, S.Sos. Turut hadir unsur Forkopimcam, para hukum tua, pendamping desa, tokoh masyarakat, hingga perwakilan siswa.
Sementara di Kecamatan Tareran, forum dihadiri Anggota DPRD Lusye Singal, S.E., jajaran pemerintah kabupaten, serta unsur Forkopimcam setempat.
Kehadiran DPRD dalam Musrenbang menjadi jaminan bahwa aspirasi ekonomi masyarakat desa dapat diperjuangkan dalam pembahasan anggaran, sehingga program prioritas benar-benar memperoleh dukungan fiskal yang memadai.
Targetkan RKPD 2027 Pro-Rakyat dan Pro-Ekonomi
Melalui rangkaian Musrenbang kecamatan, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menargetkan RKPD 2027 mampu menjadi instrumen percepatan pemerataan ekonomi, penguatan desa, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan ke depan harus semakin berpihak pada desa-desa produktif dan wilayah yang selama ini membutuhkan perhatian lebih.
“Tujuan akhirnya adalah pertumbuhan ekonomi yang merata dan kesejahteraan masyarakat yang meningkat di seluruh Minahasa Selatan,” pungkas Franky Donny Wongkar.




