SULUTVIRAL.INFO – Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), meminta PLN meningkatkan profesionalisme layanan setelah dua agenda resmi partai terganggu pemadaman listrik. Peristiwa itu terjadi pada waktu berbeda dan berlangsung tanpa hujan deras atau cuaca ekstrem.
YSK menyampaikan sikap tersebut menyusul pemadaman yang kembali terjadi saat peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra di Manado. Agenda itu dihadiri kader, simpatisan, serta sejumlah tokoh daerah. Menurut YSK, keandalan listrik menjadi elemen krusial bagi kelancaran kegiatan publik.
“Gerindra sudah dua kali melaksanakan kegiatan, dan dua kali juga terjadi mati lampu. Padahal tidak ada hujan deras, angin kencang, atau cuaca ekstrem. Ini tentu menimbulkan tanda tanya,” ujar YSK.
Ia menilai, gangguan pasokan listrik bukan sekadar persoalan teknis. Kondisi tersebut dapat mengganggu konsentrasi acara dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, YSK mendorong PLN meningkatkan kesiapan sistem dan koordinasi pada agenda berskala besar.

Pemadaman Tanpa Faktor Alam Picu Pertanyaan Publik
YSK menegaskan pemadaman listrik tanpa faktor alam patut mendapat perhatian serius. Ia menilai, dua kejadian dalam agenda berbeda menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh. Menurutnya, publik membutuhkan kepastian layanan, terutama pada kegiatan resmi yang melibatkan banyak orang.
“PLN ada apa? Dua kali Gubernur hadir dalam kegiatan berpartai, kok listrik padam seperti ini. Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tegas YSK.
Ia menambahkan, kritik tersebut bersifat konstruktif. YSK tidak ingin berspekulasi soal penyebab pemadaman. Namun, ia meminta PLN membuka ruang evaluasi dan memperkuat profesionalisme layanan.
Dalam konteks pemerintahan daerah, tuntutan peningkatan kualitas layanan publik terus mengemuka. Sejumlah agenda resmi menekankan disiplin aparatur dan layanan publik tetap prima sebagai fondasi kepercayaan masyarakat.
Keandalan Listrik Dukung Stabilitas Kegiatan Resmi
YSK menilai, listrik merupakan kebutuhan dasar yang menopang aktivitas sosial, politik, dan ekonomi. Ketika pasokan terganggu, dampaknya dapat meluas. Oleh karena itu, ia meminta PLN memastikan sistem kelistrikan bekerja optimal, terutama pada momentum penting.

Ia juga mengingatkan bahwa banyak agenda publik di Sulawesi Utara melibatkan kehadiran pejabat dan masyarakat luas. Kegiatan tersebut membutuhkan jaminan pasokan listrik yang stabil agar berjalan aman dan tertib.
Dalam berbagai kesempatan, pemerintah daerah mendorong penguatan tata kelola dan sinergi lintas sektor. Upaya ini sejalan dengan strategi Gubernur YSK yang menekankan percepatan program nasional dan peningkatan kualitas pelayanan dasar di daerah.

Dorongan Evaluasi demi Kepercayaan Publik
YSK berharap PLN merespons kritik tersebut secara profesional dan terbuka. Ia menilai transparansi menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik. Evaluasi internal dan perbaikan sistem dinilai perlu agar kejadian serupa tidak terulang.
Menurut YSK, keandalan layanan listrik juga berkaitan erat dengan iklim pembangunan dan ekonomi daerah. Stabilitas pasokan energi mendukung aktivitas masyarakat dan dunia usaha. Hal ini sejalan dengan capaian daerah yang menunjukkan ekonomi Sulut tumbuh berkat stabilitas dan dukungan infrastruktur dasar.
Ia menegaskan, kritik yang disampaikan bertujuan mendorong perbaikan. Dengan profesionalisme yang kuat, PLN dapat memastikan pelayanan publik berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Kami hanya ingin pelayanan publik berjalan sebagaimana mestinya. Listrik adalah kebutuhan dasar, apalagi untuk kegiatan resmi,” pungkas YSK.
