SULUTVIRAL.INFO – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur menggelar Forum Perangkat Daerah Boltim untuk menyelaraskan usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kecamatan dengan Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah dalam penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Sekretaris Daerah Bolaang Mongondow Timur, M. Iksan Pangalima, membuka kegiatan tersebut mewakili Bupati Oskar Manoppo. Forum ini memastikan perencanaan pembangunan daerah berjalan terarah, terpadu, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Forum Perangkat Daerah Jadi Tahapan Penting Perencanaan
Sekretaris Daerah membacakan sambutan Bupati dan menegaskan bahwa forum perangkat daerah menjadi bagian penting dari seluruh tahapan perencanaan pembangunan. Pemerintah memulai proses ini dari tingkat dusun dan desa melalui Musrenbang. Setelah itu, pemerintah melanjutkan dengan konsultasi publik dan Musrenbang kecamatan.
Forum ini menyusun rumusan RKPD 2027 dan Renja perangkat daerah secara transparan, efisien, efektif, dan akuntabel. Karena itu, setiap program harus mendukung visi dan misi kepala daerah secara optimal.
Ia menegaskan bahwa forum perangkat daerah menghasilkan perencanaan berkualitas demi mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran. Pemerintah mendorong seluruh perangkat daerah menyusun program yang realistis dan terukur.
Fokus pada Program Prioritas dan Dampak Langsung
Pemerintah menekankan pentingnya fokus pada program prioritas pembangunan dalam penyusunan perencanaan tahun 2027. Setiap pihak harus menjalankan tugas dan tanggung jawab secara maksimal. Setiap usulan wajib memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Prioritas tersebut mencakup program sektoral dan lintas sektor. Pemerintah juga memberi perhatian pada prioritas wilayah serta program jangka pendek yang memberi manfaat langsung. Komitmen ini sejalan dengan arah kebijakan dalam APBD 2026 Boltim yang menempatkan sektor layanan dasar sebagai prioritas.
Sekretaris Daerah menegaskan bahwa seluruh perencanaan harus berpijak pada kebutuhan riil masyarakat. Pemerintah tidak ingin program hanya bersifat administratif tanpa dampak konkret.
Diskusi dan Sinkronisasi Usulan Program
Forum diawali dengan pemaparan Rancangan Awal (Ranwal) Renja oleh para camat dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah. Pemaparan tersebut menjadi dasar sinkronisasi antara usulan Musrenbang kecamatan dan program kerja perangkat daerah.
Selanjutnya, peserta mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab. Diskusi ini memperkuat keselarasan antarperangkat daerah. Pemerintah ingin setiap program saling mendukung dan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Hardiman Pasambuna, para pimpinan OPD, dan tenaga ahli Bupati turut hadir. Mereka memberikan masukan strategis agar penyusunan RKPD 2027 semakin matang. Sebelumnya, pemerintah juga melakukan evaluasi kinerja daerah sebagai dasar penguatan perencanaan tahun berikutnya.
Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur mempertegas komitmen membangun daerah secara terarah dan berkelanjutan. Pemerintah ingin setiap kebijakan menjawab kebutuhan masyarakat serta mendorong kemajuan daerah secara nyata.
