SULUTVIRAL.INFO – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-116 Kota Kotamobagu berlangsung semarak dan penuh semangat kebersamaan. Ribuan warga memadati Alun-Alun Boki Hotinimbang, Jumat (16/1/2026), untuk menyaksikan berbagai lomba seni dan budaya yang digelar sebagai bagian dari agenda hari jadi kota.
Sejak pagi, area alun-alun dipenuhi masyarakat dari berbagai kecamatan. Mereka datang bersama keluarga untuk menikmati hiburan rakyat sekaligus merayakan momen bersejarah Kota Kotamobagu yang telah memasuki usia lebih dari satu abad.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan kehadiran unsur pimpinan daerah yang turun langsung menyatu dengan masyarakat.
Kapolres dan Forkopimda Hadir di Tengah Masyarakat
Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, SIK, MH hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M. Kehadiran para pimpinan ini menjadi simbol nyata sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.
Tidak hanya hadir secara simbolis, Kapolres dan Forkopimda juga tampak berbaur dengan warga, menyaksikan langsung perlombaan, serta menyapa masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Momen ini memperlihatkan kedekatan pemimpin dengan rakyat dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.
Perayaan HUT Kotamobagu Angkat Budaya Lokal
Perayaan HUT ke-116 Kota Kotamobagu tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang pelestarian budaya daerah. Lomba Dana-Dana, Salamat, dan Line Dance menjadi agenda utama yang menyedot perhatian pengunjung.
Tarian Dana-Dana dan Salamat menampilkan kekayaan budaya Bolaang Mongondow yang sarat nilai kebersamaan dan kearifan lokal. Gerakan yang dinamis serta busana tradisional yang dikenakan peserta mencerminkan identitas budaya yang terus dijaga hingga kini.
Sementara itu, lomba Line Dance menghadirkan nuansa modern yang digemari generasi muda. Perpaduan ini menciptakan keseimbangan antara tradisi dan perkembangan zaman.
Antusiasme Warga Warnai Alun-Alun Boki Hotinimbang
Sorak sorai penonton terdengar setiap kali peserta tampil di atas panggung. Warna-warni kostum, iringan musik, serta ekspresi penuh semangat dari para peserta menciptakan suasana perayaan yang hidup.
Banyak warga mengabadikan momen tersebut melalui ponsel mereka. Tidak sedikit yang mengaku bangga bisa menjadi bagian dari perayaan HUT Kota Kotamobagu tahun ini.
Antusiasme ini menunjukkan bahwa kegiatan berbasis budaya masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.

Kapolres: Budaya Adalah Perekat Persatuan
Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto menegaskan bahwa Polres Kotamobagu mendukung penuh setiap kegiatan positif masyarakat, khususnya yang bertujuan mempererat persatuan dan melestarikan budaya lokal.
Menurutnya, perayaan HUT ke-116 Kota Kotamobagu merupakan momentum penting untuk memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap daerahnya.
“Kegiatan budaya seperti ini menjadi ruang pertemuan yang menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang. Di sinilah nilai persatuan dan kebersamaan tumbuh,” ujar Kapolres.
Ia juga menekankan pentingnya peran semua pihak dalam menjaga suasana yang aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.
Pengamanan Humanis Dukung Kelancaran Acara
Untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar, Polres Kotamobagu menurunkan personel pengamanan di sejumlah titik strategis. Pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis dan persuasif.
Petugas tampak aktif membantu masyarakat, mengatur arus pengunjung, serta memastikan keamanan tanpa mengganggu kenyamanan warga.
Hasilnya, seluruh kegiatan berlangsung tertib dan aman. Warga pun merasa nyaman menikmati setiap penampilan hingga acara berakhir.

Wali Kota Apresiasi Kolaborasi Forkopimda
Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur Forkopimda yang telah berkolaborasi menyukseskan perayaan HUT Kota Kotamobagu ke-116.
Ia menilai kerja sama lintas sektor menjadi kunci terciptanya suasana perayaan yang aman, meriah, dan bermakna bagi masyarakat.
“Perayaan ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik seluruh warga Kotamobagu. Kolaborasi yang solid membuat kegiatan berjalan sukses,” ujar Wali Kota.
Lomba Budaya Jadi Ruang Ekspresi Warga
Bagi para peserta, lomba Dana-Dana, Salamat, dan Line Dance bukan sekadar kompetisi. Kegiatan ini menjadi wadah menyalurkan bakat, kreativitas, dan kecintaan terhadap seni budaya.
Banyak peserta berharap kegiatan serupa terus digelar secara berkelanjutan sebagai sarana memperkuat identitas budaya daerah, khususnya bagi generasi muda.

Harapan di Usia ke-116 Kota Kotamobagu
Memasuki usia ke-116, Kota Kotamobagu diharapkan terus tumbuh sebagai daerah yang maju, aman, dan berbudaya. Semangat kebersamaan yang tercermin dalam perayaan HUT ini menjadi modal penting dalam membangun daerah ke depan.
Dengan sinergi pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, Kota Kotamobagu diyakini mampu menjaga keharmonisan sosial sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya lokal di tengah arus modernisasi.
