SULUTVIRAL.INFO – Kondisi jembatan penghubung menuju Desa Serasi, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), menuai keluhan warga karena dinilai sudah membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya kendaraan roda empat yang melintas setiap hari. Keluhan tersebut mencuat setelah beredar unggahan media sosial yang memperlihatkan sebuah mobil melintas di atas jembatan kayu dengan kondisi papan lantai yang rusak dan berlubang.
Jembatan tersebut diketahui merupakan akses penting menuju Desa Serasi, yang juga dikenal warga dengan sebutan IKARAD. Dari foto yang beredar, terlihat sejumlah papan kayu jembatan sudah rapuh, tidak rata, bahkan sebagian tampak patah. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga akan risiko kecelakaan, terlebih saat kendaraan bermuatan melintas atau ketika hujan.
Unggahan tersebut langsung mendapat perhatian warganet dan memunculkan beragam komentar yang menyoroti perlunya perhatian serius pemerintah daerah. Warga menilai, kerusakan jembatan bukan lagi sekadar persoalan kenyamanan, melainkan telah menyangkut keselamatan jiwa.
Jembatan Kayu Alami Kerusakan Parah
Berdasarkan pantauan dari dokumentasi visual yang beredar, jembatan kayu itu tampak mengalami kerusakan pada bagian lantai, dengan jarak antar papan yang renggang dan beberapa lubang menganga. Kondisi ini membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas, bahkan ada yang terpaksa berjalan sangat pelan untuk menghindari bagian jembatan yang rapuh.
Sejumlah warga menyebut, kerusakan jembatan tersebut sudah terjadi cukup lama dan belum mendapatkan penanganan menyeluruh. Padahal, jembatan ini merupakan jalur utama bagi aktivitas warga, mulai dari mobilitas harian, distribusi hasil pertanian, hingga akses layanan dasar.
Keluhan Warga Disampaikan Lewat Media Sosial
Keluhan warga pertama kali mencuat melalui unggahan media sosial yang memperlihatkan kondisi jembatan secara langsung. Dalam unggahan itu, warga meminta perhatian pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi agar segera turun tangan.
“Jembatan ini sudah terlalu membahayakan kendaraan yang melewatinya, mohon pemerintah daerah atau provinsi bisa memperhatikan kondisi jembatan menuju Desa Serasi ini,” tulis seorang warga dalam unggahannya.
Unggahan tersebut disertai dengan ekspresi kekhawatiran dan harapan agar perbaikan segera dilakukan, sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Akses Vital Aktivitas Masyarakat
Jembatan menuju Desa Serasi diketahui menjadi penghubung utama bagi warga desa dengan wilayah sekitarnya. Setiap hari, jembatan ini dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, termasuk kendaraan pengangkut hasil pertanian dan kebutuhan pokok.
Warga menilai, apabila kondisi jembatan terus dibiarkan, maka aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat bisa terganggu. Selain itu, risiko kecelakaan juga semakin besar, terutama bagi pengendara yang tidak mengetahui kondisi jembatan atau melintas pada malam hari.
Kerusakan jembatan juga dinilai berpotensi memperlambat akses darurat, seperti kendaraan kesehatan atau keperluan mendesak lainnya.
Harapan pada Respons Cepat Pemerintah
Warga berharap, pemerintah daerah dapat segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi jembatan dan menindaklanjuti keluhan yang telah disampaikan. Penanganan darurat dinilai perlu dilakukan setidaknya untuk mengurangi risiko kecelakaan, sambil menunggu perbaikan permanen.
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow sebelumnya kerap menyampaikan komitmen untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dasar demi menunjang keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan infrastruktur yang menyangkut kepentingan dan keselamatan masyarakat,” demikian pernyataan resmi Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow terkait program pembangunan infrastruktur dasar.
Warga berharap komitmen tersebut dapat segera diwujudkan, khususnya pada jembatan menuju Desa Serasi yang saat ini dinilai berada dalam kondisi memprihatinkan.
Keselamatan Jadi Prioritas
Hingga kini, warga masih menanti langkah konkret pemerintah untuk menangani kerusakan jembatan tersebut. Mereka berharap, sebelum terjadi insiden atau korban, perbaikan dapat segera dilakukan demi menjamin keselamatan pengguna jalan.
Kondisi jembatan ini menjadi pengingat pentingnya perawatan infrastruktur secara berkala, terutama pada fasilitas publik yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat. Dengan adanya perhatian dan respons cepat dari pemerintah, warga berharap akses menuju Desa Serasi kembali aman dan layak digunakan.
