SULUTVIRAL.INFO – Pemerintah Kabupaten Minahasa menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara atas komitmen dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Bupati Minahasa Robby Dondokambey menerima langsung penghargaan tersebut pada Rabu, 25 Februari 2026.
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menyerahkan penghargaan itu di sela Apel Peringatan Bulan K3 Nasional Tahun 2026. Panitia memusatkan kegiatan tersebut di Terminal Peti Kemas Pelindo, Kota Bitung.
Pemkab Minahasa Dinilai Konsisten Terapkan K3
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menilai Pemkab Minahasa konsisten membina dan mengawasi penerapan standar K3 di berbagai sektor usaha. Karena itu, tim evaluasi menetapkan Minahasa sebagai salah satu daerah yang menunjukkan kinerja terbaik dalam perlindungan tenaga kerja.
Selain itu, pemerintah daerah aktif membangun koordinasi antara dinas teknis, pelaku usaha, dan tenaga kerja. Dengan demikian, standar keselamatan kerja tidak hanya berhenti pada aturan, tetapi berjalan dalam praktik sehari-hari.
Komitmen terhadap tata kelola yang baik juga tampak dalam penguatan transparansi audit BPK yang terus dijaga pemerintah daerah.
Gubernur: K3 Fondasi Pembangunan Berkelanjutan
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa K3 merupakan fondasi pembangunan berkelanjutan. Ia meminta seluruh kepala daerah menjadikan keselamatan kerja sebagai prioritas utama.
“Ini adalah fondasi utama pembangunan berkelanjutan. Minahasa kami nilai mampu membangun sinergi yang kokoh antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan tenaga kerja,” tegas Yulius.
Menurutnya, daerah yang serius membangun budaya kerja aman akan lebih siap meningkatkan produktivitas tanpa mengorbankan keselamatan pekerja.
Penghargaan Diterima Langsung Bupati Robby
Bupati Robby Dondokambey hadir langsung dalam apel tersebut bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja Joris Tumilantow dan Kabag Protokol Shanti Lengkong. Ia menerima penghargaan sebagai representasi resmi Pemerintah Kabupaten Minahasa.
“Terima kasih atas penghargaan Bapak Gubernur. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperketat pembinaan serta pengawasan K3 di lapangan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Pemkab Minahasa akan meningkatkan intensitas pengawasan agar seluruh perusahaan mematuhi standar keselamatan kerja secara disiplin.
Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Robby menilai capaian ini lahir dari kolaborasi solid antara pemerintah dan dunia usaha. Oleh sebab itu, ia mengapresiasi perusahaan-perusahaan di Minahasa yang telah membangun budaya kerja aman.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga terus mendorong penguatan ekonomi produktif melalui dukungan terhadap pelaku usaha dan program UMKM naik kelas. Langkah tersebut berjalan seiring dengan penciptaan lingkungan kerja yang aman dan profesional.
Budaya Kerja Aman sebagai Investasi
Menurut Robby, perusahaan yang menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama akan memperoleh manfaat jangka panjang. Produktivitas meningkat, risiko kecelakaan menurun, dan kepercayaan tenaga kerja tumbuh.
“Budaya kerja yang berorientasi pada keselamatan adalah investasi jangka panjang, bukan beban biaya. Ini menjamin produktivitas sekaligus memuliakan martabat tenaga kerja kita,” pungkasnya.
Dengan demikian, penghargaan K3 ini mempertegas komitmen Pemkab Minahasa dalam membangun daerah yang produktif, aman, dan berkelanjutan.
