SULUTVIRAL.INFO – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bitung terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pegawai, khususnya dalam mendukung tugas pengamanan. Pihak lapas menjalin kerja sama dengan komunitas Kick Boxing Sulawesi Utara dan menggelar pelatihan bela diri praktis bagi para pegawai.
Manajemen melaksanakan kegiatan ini di lingkungan Lapas Kelas IIB Bitung. Mereka memasukkan program tersebut dalam strategi peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Melalui langkah ini, jajaran lapas ingin memastikan setiap petugas mampu menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban secara sigap dan terukur.
Bekali Kemampuan Bela Diri Aplikatif
Instruktur merancang pelatihan untuk membekali pegawai dengan keterampilan dasar yang praktis dan mudah diterapkan. Peserta mempelajari teknik pertahanan diri, teknik pengendalian lawan, serta cara merespons cepat dalam situasi darurat.

Tim pelatih menyesuaikan materi dengan karakter tugas pemasyarakatan. Setiap teknik memiliki relevansi langsung dengan kondisi lapangan. Karena itu, pegawai dapat menerapkan keterampilan tersebut secara tepat saat menghadapi situasi berisiko.
Metode Praktik Langsung dan Aman
Instruktur dari komunitas Kick Boxing Sulawesi Utara memimpin pelatihan dengan metode praktik langsung. Mereka memperagakan setiap teknik secara detail. Setelah itu, peserta mempraktikkannya secara bergantian.
Pendekatan interaktif ini membantu peserta memahami gerakan dengan lebih cepat. Pegawai langsung mengoreksi posisi tubuh dan teknik di tempat. Instruktur juga terus menekankan pentingnya kontrol diri dalam setiap gerakan.
Panitia mengutamakan keselamatan dan kedisiplinan selama kegiatan berlangsung. Seluruh peserta mengikuti setiap sesi dengan fokus dan semangat. Dengan demikian, pelatihan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Kepercayaan Diri
Melalui pelatihan ini, pegawai meningkatkan kesiapan fisik dan mental. Mereka melatih refleks serta memperkuat daya tahan tubuh. Selain itu, latihan rutin membantu mereka menjaga stabilitas emosi saat menghadapi tekanan tugas.
Kemampuan bela diri yang terasah juga menumbuhkan rasa percaya diri. Pegawai merasa lebih siap menjalankan tanggung jawab sehari-hari. Mereka dapat bertindak tegas tanpa kehilangan kendali.
Komitmen Pembinaan Berkelanjutan
Para pegawai mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan antusias. Mereka menunjukkan disiplin dan konsistensi sejak awal hingga akhir kegiatan.
Ke depan, manajemen Lapas Kelas IIB Bitung akan menjadwalkan program serupa secara berkala. Pimpinan menilai pembinaan berkelanjutan menjadi kunci peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Melalui langkah ini, Lapas Bitung tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis pegawai. Institusi juga memperkuat kesiapan organisasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban secara optimal dan profesional.
