SULUTVIRAL.INFO – Bupati H. Iskandar Kamaru SPt, MSi mendorong generasi muda Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menguasai teknologi dan berani bersaing di tingkat nasional hingga global. Ia menyampaikan pesan tegas itu saat membuka Program Pelatihan IT yang digelar Kerukunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Pinolosian Bersatu (KPMIPB) bersama PT. JRBM di Kantor PW NU Gorontalo, Kota Gorontalo, Senin (16/2/2026).
Sejak awal, Bupati Iskandar menekankan bahwa penguasaan teknologi informasi menjadi kunci utama kemajuan daerah. Karena itu, ia meminta mahasiswa tidak hanya mengikuti pelatihan secara seremonial, tetapi benar-benar meningkatkan kapasitas diri.

Sinergi Mahasiswa dan Dunia Industri Perkuat SDM Bolsel
KPMIPB menghadirkan pelatihan ini untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap perkembangan digital. Selain itu, PT. JRBM memperkuat materi dengan pendekatan berbasis kebutuhan industri. Dengan demikian, peserta memperoleh kompetensi yang relevan dengan dunia kerja.
Bupati Iskandar mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia menilai sinergi mahasiswa dan industri akan mempercepat lahirnya talenta digital Bolsel. Sejalan dengan itu, pemerintah daerah juga menerapkan sistem berbasis kompetensi dalam penguatan aparatur melalui program penataan ASN Bolsel.
“Melalui pelatihan ini, para mahasiswa harus meningkatkan keterampilan teknologi informasi. Mereka harus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memberi kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” tegas Bupati Iskandar di hadapan jajaran PT. JRBM, Anggota DPRD Zulkarnain Kamaru, serta pejabat Pemkab Bolsel.
Bupati Dorong Penguasaan AI dan Teknologi Mutakhir
Selanjutnya, Bupati Iskandar meminta peserta tidak berhenti pada penguasaan teknologi dasar. Ia menargetkan mahasiswa menguasai Artificial Intelligence (AI), pengolahan data, dan sistem digital berbasis kecerdasan buatan.
Menurutnya, revolusi digital mengubah struktur ekonomi dan pola kerja global. Oleh sebab itu, generasi muda Bolsel harus membaca arah perubahan sejak dini. Selain itu, ia meminta pelatihan berjalan berkelanjutan dan memiliki kurikulum bertahap.

“Ke depan, kita ingin anak-anak daerah tidak tertinggal. Pelatihan ini harus naik level sampai penguasaan AI agar generasi muda Bolsel siap bersaing nasional maupun global,” tandasnya.
Langkah ini sejalan dengan strategi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang membuka akses kerja internasional melalui program jalur kerja Jepang. Dengan demikian, peningkatan kapasitas digital akan memperbesar peluang generasi muda menembus pasar global.
Pembangunan Fisik dan SDM Harus Seimbang
Bupati Iskandar menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya fokus pada infrastruktur. Ia memastikan peningkatan kualitas SDM berjalan paralel dengan pembangunan fisik.
Komitmen tersebut terlihat dalam percepatan program strategis daerah, termasuk pembangunan hunian tetap bagi penyintas erupsi Gunung Ruang melalui proyek huntap Gunung Ruang. Karena itu, pemerintah menghadirkan perlindungan sosial sekaligus memperkuat daya saing masyarakat.
Pada akhirnya, Pelatihan IT Bolsel menjadi investasi jangka panjang. Program ini membangun keterampilan teknis, mental kompetitif, dan visi global generasi muda. Oleh karena itu, Bupati Iskandar mengajak seluruh pihak menjaga kolaborasi agar Bolsel melahirkan talenta digital yang siap tampil di panggung nasional bahkan internasional.
