Penegasan tersebut disampaikan Victor saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Program MBG tingkat kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara yang digelar di Kantor Gubernur Sulut, Manado, Kamis (29/1/2026).
“Seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Utara harus memiliki keselarasan langkah dalam percepatan implementasi ini. Kami berharap program nasional ini dapat berjalan sukses dan manfaatnya dirasakan merata oleh masyarakat,” ujar Victor.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh kesiapan daerah dalam menyamakan persepsi, mekanisme pelaksanaan, serta kesiapan data sasaran yang valid dan mutakhir.
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Keberhasilan
Dalam rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi utama keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis.
Koordinasi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota diarahkan pada penyelarasan kebijakan, teknis pelaksanaan, hingga pendataan penerima manfaat yang akurat. Fokus utama program ini adalah memastikan peningkatan gizi anak-anak usia sekolah dan kelompok rentan dapat tercapai secara efektif dan berkelanjutan.
Victor mengingatkan bahwa sinkronisasi data antarinstansi, termasuk sektor pendidikan dan pangan, menjadi faktor krusial agar program tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Menurutnya, Program MBG tidak boleh sekadar menjadi agenda rutin, melainkan harus menjadi instrumen strategis dalam membangun generasi Sulawesi Utara yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.
Kesiapan Daerah Sambut Program Makan Bergizi Gratis
Menanggapi arahan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah persiapan di tingkat daerah untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program tersebut.
Pemerintah Kabupaten Minahasa, kata Vanda, telah memulai koordinasi internal yang melibatkan sejumlah instansi strategis guna memastikan kesiapan teknis sebelum program dijalankan secara serentak.
“Kami berkomitmen berperan aktif dan memastikan seluruh persiapan di tingkat daerah berjalan maksimal agar program nasional ini sukses di wilayah Minahasa,” ujar Vanda.
Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati Minahasa turut didampingi oleh Kepala Dinas Pangan yang membidangi ketersediaan dan distribusi pangan, serta Kepala Dinas Pendidikan yang mengelola data anak usia sekolah sebagai sasaran utama program.
Kehadiran para pimpinan perangkat daerah ini dimaksudkan untuk memastikan seluruh aspek teknis, mulai dari ketersediaan bahan pangan, mekanisme distribusi, hingga validasi data penerima manfaat, telah dipersiapkan secara matang.
Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Utara, Christiano Talumepa, serta jajaran wakil bupati dan wakil wali kota dari 15 kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara.
Melalui konsolidasi ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat segera diimplementasikan secara optimal, tepat sasaran, dan memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas gizi serta kesehatan generasi muda di seluruh daerah.