SULUTVIRAL.INFO – Pemerintah Kota Kotamobagu menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi pembangunan daerah melalui transformasi digital dan inovasi pada peringatan HUT ke-116 Kota Kotamobagu.
Langkah ini menjadi strategi utama dalam menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi yang saat ini tercatat melampaui angka 6 persen.
Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-116 Kota Kotamobagu di Lapangan Boki Hotinimbang, Senin (19/1/2026).
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, SH, MH, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta aparatur sipil negara (ASN).

Dalam perayaan tahun ini, Pemerintah Kotamobagu mengangkat tema “Inovasi dan Transformasi Digital sebagai Landasan Menuju Kotamobagu yang Lebih Maju”.
Menurut Weny, tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan peta jalan (roadmap) pemerintah dalam menghadapi tantangan zaman.
“Peringatan ini harus menjadi momentum refleksi atas perjuangan para pendahulu kita. Namun lebih dari itu, kita harus memperkuat komitmen bersama untuk membawa Kotamobagu lebih maju melalui adaptasi teknologi dan inovasi di segala sektor,” ujar Weny dalam sambutannya.
Weny menambahkan bahwa integrasi sistem digital dalam pelayanan publik diharapkan dapat memangkas birokrasi dan menciptakan transparansi, yang pada akhirnya akan meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional.

Di tengah upaya transformasi tersebut, kondisi makroekonomi Kotamobagu menunjukkan performa yang solid.
Weny memaparkan bahwa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan Kota Kotamobagu mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 6,02 persen.
Capaian ini dinilai sebagai bukti resiliensi ekonomi lokal dan efektivitas kebijakan pembangunan yang berjalan selama setahun terakhir.
Pertumbuhan yang berada di angka 6 persen ini memberikan sinyal positif bagi iklim investasi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Bolaang Mongondow Raya tersebut.
“Pertumbuhan ekonomi yang signifikan ini adalah hasil kerja keras kolektif. Tugas kita selanjutnya adalah memastikan pertumbuhan ini inklusif dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tutur Weny.

Upacara peringatan HUT ke-116 ini diakhiri dengan pesan simbolis mengenai pentingnya menjaga kebersamaan.
Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dianggap sebagai modal sosial terpenting untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan di masa depan.(**)
