SULUTVIRAL.INFO – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya stabilitas harga pangan dan kesiapan infrastruktur menjelang Idul Fitri 2026. Arahan tersebut disampaikan saat memimpin rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.
Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh kementerian memperkuat koordinasi agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman. Pemerintah menempatkan stabilitas harga kebutuhan pokok sebagai prioritas utama.
Presiden Prabowo Subianto juga menekankan pentingnya menjaga ketersediaan pasokan pangan di seluruh wilayah Indonesia. Pemerintah memastikan harga tetap terjangkau selama Ramadan hingga Lebaran.
Pemerintah Fokus Menjaga Stabilitas Harga Pangan
Presiden Prabowo Subianto menilai lonjakan harga pangan sering muncul menjelang hari besar keagamaan. Pemerintah memperkuat pengawasan distribusi agar pasokan tetap stabil di pasar.
Pemerintah menjalankan langkah pengendalian melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Aparat terkait memantau kondisi pasar secara berkala untuk mencegah gangguan distribusi.
Upaya menjaga daya beli masyarakat juga berjalan melalui berbagai kebijakan ekonomi. Pemerintah sebelumnya meluncurkan paket stimulus ekonomi guna memperkuat stabilitas harga menjelang Idul Fitri.
Koordinasi Lintas Kementerian Diperkuat
Presiden Prabowo Subianto menilai sinergi antarinstansi menjadi kunci menjaga stabilitas nasional selama periode mudik. Pemerintah mengarahkan kementerian untuk memantau kondisi lapangan secara langsung.
Koordinasi tersebut mencakup pengawasan distribusi pangan, stabilitas harga pasar, serta kesiapan layanan publik. Pemerintah juga menyiapkan langkah antisipasi jika pasokan terganggu di wilayah tertentu.
Komitmen menjaga ketahanan pangan juga menjadi bagian dari agenda strategis pemerintah. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menekankan pentingnya swasembada pangan nasional sebagai fondasi ketahanan ekonomi.
Infrastruktur dan Layanan Publik Disiapkan
Presiden Prabowo Subianto juga memberi perhatian pada kesiapan infrastruktur dan layanan publik menjelang musim mudik. Pergerakan masyarakat biasanya meningkat tajam selama periode Lebaran.
Pemerintah memastikan jalur transportasi, layanan logistik, dan fasilitas publik berfungsi optimal. Kesiapan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat di berbagai daerah.
Momentum Ramadan dan Idul Fitri tahun ini memiliki arti penting bagi masyarakat Indonesia. Pemerintah sebelumnya menetapkan awal Ramadan sebagaimana tercantum dalam keputusan mengenai 1 Ramadan 1447 Hijriah.
Melalui langkah terintegrasi ini, Presiden Prabowo Subianto berharap seluruh jajaran pemerintah bekerja secara terpadu. Pemerintah menargetkan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan harga stabil, distribusi lancar, dan layanan publik yang siap melayani.
