SULUTVIRAL.INFO – Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura, Benny Rhamdani, memimpin langsung rapat koordinasi untuk mempersiapkan Musyawarah Daerah DPD Partai Hanura Sulawesi Utara. Sejumlah pengurus dan kader dari berbagai daerah di Sulut menghadiri kegiatan yang berlangsung di Swissbel-Hotel Maleosan Manado pada Kamis, 26 Februari 2026.
Rapat ini menjadi momentum penting untuk mematangkan seluruh agenda Musda. Panitia membahas persyaratan calon Ketua DPD Hanura Sulut periode lima tahun ke depan. Selain itu, peserta juga membicarakan pembaruan struktur kepengurusan partai di tingkat daerah.
Dalam arahannya, Benny Rhamdani yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Ketua Hanura Sulut memastikan bahwa panitia akan menggelar Musda pada akhir Maret 2026 di Kota Manado. Namun demikian, panitia masih memfinalisasi lokasi pelaksanaan karena tim teknis terus menyiapkan seluruh kebutuhan kegiatan.
“Musda direncanakan berlangsung akhir Maret 2026 di Kota Manado, sementara untuk lokasi akan dipersiapkan oleh panitia Musda,” ujar Rhamdani di hadapan peserta rakor.
Selanjutnya, ia mengajak seluruh kader menghidupkan semangat kebangkitan partai melalui tagline “Hanura Sulut Bangkit Kembali”. Ia menegaskan bahwa kader harus mewujudkan semangat tersebut melalui konsolidasi yang kuat, terarah, dan berkelanjutan di semua tingkatan partai.
Sementara itu, Rivo Abuno, kader DPC Partai Hanura Kota Manado, menyampaikan optimisme yang sama. Ia menilai para kader merespons positif semangat kebangkitan tersebut.
“Hanura Sulut bangkit kembali, itu tagline kami. Optimisme ini bisa kami wujudkan melalui konsolidasi yang kuat dan terprogram,” ujarnya.
Selain kader di tingkat DPC, sejumlah anggota DPRD dari Partai Hanura se-Sulawesi Utara juga menyatakan antusiasme mereka. Mereka bertekad mengembalikan kejayaan partai yang dipimpin Oesman Sapta Odang. Bahkan, mereka berkomitmen menghadirkan karya nyata bagi masyarakat dengan tetap mengedepankan nilai hati nurani dalam setiap langkah perjuangan politik.
Agenda dan Fokus Pembahasan Musda
Panitia memusatkan pembahasan pada dua agenda utama. Pertama, panitia memperjelas mekanisme dan persyaratan pencalonan Ketua DPD Hanura Sulut. Kedua, panitia menyusun strategi pembaruan struktur kepengurusan di tingkat daerah.
Melalui rakor ini, pengurus menegaskan komitmen untuk menjalankan Musda secara tertib dan terukur. Selain itu, mereka memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan organisasi.
Jadwal Pelaksanaan dan Persiapan Teknis
Panitia menetapkan akhir Maret 2026 sebagai waktu pelaksanaan Musda di Kota Manado. Sementara itu, tim pelaksana terus mematangkan kebutuhan teknis, mulai dari lokasi hingga perangkat sidang.
Dengan persiapan yang matang, pengurus menargetkan Musda berlangsung lancar. Oleh sebab itu, seluruh kader diminta menjaga soliditas dan fokus pada agenda organisasi.
Bursa Calon Ketua DPD Mulai Menghangat
Menjelang pelaksanaan Musda, dinamika internal partai semakin terasa. Sejumlah kader mulai menyatakan kesiapan untuk maju sebagai calon Ketua DPD Hanura Sulut.
Panitia Musda melalui DPD Hanura Sulut telah membuka pendaftaran calon ketua. Dalam rakor tersebut, peserta menyepakati perpanjangan masa pendaftaran hingga 2 Maret 2026. Dengan demikian, panitia memberi kesempatan lebih luas bagi kader potensial untuk ikut berkompetisi.
Sejumlah nama pun mulai mencuat ke publik.
Apriano Ade Saerang menyatakan kesiapan penuh untuk maju dalam bursa calon Ketua DPD Hanura Sulut periode 2026–2031. Ia telah dua periode menjabat sebagai anggota DPRD Kota Manado. Selain itu, ia juga aktif sebagai pemilik kampus dan klinik di Kota Manado.
Kemudian, Suryawati Rasyid juga menyatakan kesiapan untuk bertarung dalam kontestasi pemilihan Ketua DPD. Saat ini, ia menjabat sebagai Bendahara DPD Partai Hanura Sulut dan dikenal sebagai pengusaha properti di Sulawesi Utara.
Berikutnya, Agus Suprijanta ikut meramaikan bursa. Ia menjabat sebagai Ketua Fraksi Hanura dan telah empat periode menjadi anggota DPRD Kota Kotamobagu. Selain aktif di politik, ia juga menjalankan usaha di sektor pertambangan.
Tak hanya itu, Reynold Semuel Wuisan juga bersiap masuk dalam bursa calon ketua. Saat ini, ia menjabat sebagai direktur di sebuah perusahaan swasta di Jakarta dan berencana mendaftarkan diri sebagai calon Ketua DPD Hanura Sulut periode mendatang.
Harapan Kader untuk Kepemimpinan Baru
Dengan munculnya sejumlah nama tersebut, Musda Hanura Sulut diperkirakan berlangsung dinamis dan kompetitif. Para kader berharap proses demokratis ini melahirkan pemimpin yang mampu menyatukan kekuatan partai.
Selain itu, mereka ingin pemimpin terpilih menghadirkan program yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat. Oleh karena itu, kader mendorong seluruh tahapan Musda berjalan transparan dan solid.
Akhirnya, seluruh elemen partai menargetkan kebangkitan Hanura di Sulawesi Utara melalui kepemimpinan yang kuat, konsisten, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
