SULUTVIRAL.INFO – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., membuka secara resmi Rapat Kerja Daerah Komisi Daerah Pelayanan Pria Pantekosta (Pelprip) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara Tahun 2026. Panitia Pelprip GPdI Sulawesi Utara menggelar kegiatan tersebut pada Sabtu, 14 Maret 2026, di Gedung Gereja GPdI Jordan Rumoong Bawah, Kecamatan Amurang Barat.
Kehadiran Franky Donny Wongkar menunjukkan dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terhadap kegiatan organisasi keagamaan. Rakorda ini juga menjadi forum penting bagi jajaran Pelprip untuk mengevaluasi program pelayanan sekaligus merumuskan langkah strategis ke depan.

Pembukaan Resmi Rakorda Pelprip GPdI Sulawesi Utara
Dalam sambutannya, Franky Donny Wongkar menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Rapat Kerja Daerah Komisi Daerah Pelayanan Pria Pantekosta GPdI Sulawesi Utara Tahun 2026.
Franky Donny Wongkar menilai kegiatan ini memperkuat pelayanan gereja sekaligus membangun karakter kepemimpinan pria dalam keluarga dan masyarakat.

Bupati Minahasa Selatan tersebut juga membuka secara resmi rapat kerja yang bertujuan mengevaluasi program pelayanan yang telah berjalan serta menyusun program kerja baru yang lebih efektif.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, kami menyampaikan selamat dan sukses atas pelaksanaan Rakorda Komisi Daerah Pelayanan Pria Pantekosta GPdI Sulawesi Utara. Kiranya melalui kegiatan ini lahir berbagai gagasan dan program pelayanan yang semakin memperkuat kehidupan rohani jemaat serta memberi kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” ujar Franky Donny Wongkar.

Peran Penting Pelayanan Pria dalam Kehidupan Gereja
Franky Donny Wongkar menegaskan bahwa pelayanan pria memiliki peran strategis dalam kehidupan gereja dan masyarakat. Pria memimpin keluarga sekaligus mengambil tanggung jawab dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Melalui organisasi Pelprip, para pria dapat terus meningkatkan kualitas iman, kedewasaan rohani, serta semangat pelayanan yang berdampak bagi jemaat.
Rakorda ini juga menjadi wadah bagi seluruh pengurus untuk merumuskan arah pelayanan yang relevan dengan kebutuhan jemaat di Sulawesi Utara.
Dihadiri Pimpinan Gereja dan Tokoh Pelayanan

Pendeta Yvonne Awuy-Lantu, Ketua Majelis Daerah GPdI Sulawesi Utara, memimpin ibadah pembuka kegiatan Rakorda Pelprip GPdI Sulawesi Utara.
Sementara itu, Pendeta Lexi Karundeng, M.Th. dari Biro Pembinaan Warga Jemaat turut hadir bersama jajaran pengurus Majelis Daerah GPdI Sulawesi Utara.
Pendeta Muda Drs. Meiki M. Onibala, S.Th., M.Si. juga menghadiri kegiatan tersebut. Ia pernah menjabat sebagai Penjabat Bupati Minahasa Selatan pada Agustus–Desember 2010 dan September–Desember 2020.
Saat ini Meiki M. Onibala menjabat Ketua Komisi Pusat Pelprip GPdI se-Indonesia sekaligus Ketua Komisi Daerah Pelayanan Pria Pantekosta GPdI Sulawesi Utara.
Dukungan Berbagai Pihak dan Pemerintah Daerah

Meivo Rumengan, S.E., Ketua Komisariat Pelayanan Pria Pantekosta GPdI Minahasa Selatan sekaligus Ketua Panitia Rakorda, turut menghadiri kegiatan tersebut.
Jaclyn Koloay, S.H., Dewan Komisaris Bank SulutGo yang juga pernah menjabat Anggota DPRD Minahasa Selatan periode 2019–2024, hadir bersama sejumlah tokoh pelayanan.
Pendeta Rommy Angginaloy, S.Th., Gembala Jemaat GPdI Jordan Rumoong Bawah, menyambut para peserta bersama para hamba Tuhan dan pelayan jemaat.
Dari unsur pemerintah daerah, sejumlah pejabat Pemkab Minahasa Selatan turut menghadiri kegiatan tersebut. Mereka antara lain Plt Camat Amurang Barat Kartika Langi, S.STP., M.AP., Camat Amurang Timur Meylisa Aring, S.STP., M.Si., serta Hukum Tua Desa Rumoong Bawah Sandra Silvana Rampisela, S.Tr.KL..
Perwakilan Pelprip Se-Sulawesi Utara Hadir
Pengurus Komisariat Daerah Pelprip dari berbagai kabupaten dan kota di seluruh Sulawesi Utara menghadiri Rakorda Komisi Daerah Pelayanan Pria Pantekosta GPdI Sulawesi Utara Tahun 2026.

Kehadiran para perwakilan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat pelayanan organisasi serta membangun sinergi antara gereja, masyarakat, dan pemerintah daerah.
Forum Rakorda ini mendorong para pengurus Pelprip merumuskan berbagai keputusan strategis yang akan menjadi pedoman pelayanan di seluruh wilayah Sulawesi Utara.
