SULUTVIRAL.INFO – Situasi memanas di depan Markas Lanal Melonguane berhasil diredam setelah Wakil Bupati Kepulauan Talaud Anisya G. Bambungan, SE turun langsung menemui massa aksi, Jumat (23/1/2026).
Langkah cepat pimpinan daerah ini menjadi kunci menenangkan ratusan warga yang melakukan unjuk rasa memprotes dugaan penganiayaan oleh oknum anggota TNI AL Melonguane. Kehadiran Wakil Bupati di tengah kerumunan dinilai mencegah situasi berkembang menjadi bentrokan terbuka.
Aksi massa yang berlangsung sejak siang itu sempat memicu ketegangan. Aparat keamanan bersiaga penuh, sementara warga terus menyuarakan tuntutan agar kasus tersebut diusut tuntas.
Langkah Darurat Demi Cegah Bentrokan
Di hadapan massa, Wakil Bupati Anisya Bambungan menegaskan bahwa kehadirannya merupakan langkah darurat demi menjaga keselamatan masyarakat.
“Tindakan ini harus saya lakukan segera karena melihat keadaan di tempat aksi sudah tidak kondusif. Jika dibiarkan, bisa saja terjadi bentrok antara massa dan aparat,” ujar Anisya di lokasi.
Ia menilai, kondisi lapangan saat itu berpotensi memicu konflik fisik jika tidak segera dilakukan pendekatan persuasif.
Prioritas Utama: Lindungi Warga Talaud
Sebagai pimpinan daerah, Anisya menegaskan bahwa perlindungan warga menjadi prioritas utama. Ia tidak ingin ada korban baru akibat situasi yang tidak terkendali.
“Saya sebagai Wakil Bupati Talaud ingin melindungi masyarakat saya. Jangan sampai ada korban lagi. Masalah ini harus diselesaikan dengan kepala dingin dan melalui jalur yang tepat,” tegasnya.
Pendekatan dialogis tersebut mendapat respons positif dari sebagian besar massa, yang perlahan menurunkan tensi aksi dan membuka ruang komunikasi dengan aparat.
Pemda Janji Kawal Aspirasi dan Proses Hukum
Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah menyatakan komitmen penuh untuk mengawal aspirasi masyarakat. Pemda akan berkoordinasi dengan pihak TNI AL dan aparat penegak hukum agar kasus dugaan penganiayaan diproses secara transparan dan sesuai hukum.
Langkah ini diharapkan memulihkan kepercayaan publik sekaligus menjaga stabilitas keamanan di Melonguane dan wilayah Kepulauan Talaud secara umum.
Situasi Berangsur Kondusif
Setelah dialog langsung antara Wakil Bupati, aparat, dan perwakilan warga, situasi di sekitar Lanal Melonguane berangsur kondusif. Massa secara bertahap membubarkan diri dengan tertib, sementara aparat tetap berjaga mengantisipasi potensi lanjutan.
Kehadiran pimpinan daerah di tengah situasi krisis ini dinilai sebagai bentuk nyata kepemimpinan responsif dan keberpihakan pada keselamatan masyarakat.



