SULUTVIRAL.INFO — Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, S.H., bersama Wakil Bupati Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P., menghadiri Ibadah Syukur satu tahun kepemimpinan di Aula Waleta Kantor Bupati Minahasa Selatan, Jumat (20/2/2026).
Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat GMIM “Imanuel” Kawangkoan Bawah, Pdt. Ferro Kaligis, M.Th., memimpin ibadah dan menyampaikan firman sebagai khadim.
Momentum ini menandai satu tahun perjalanan kepemimpinan sejak pasangan kepala daerah tersebut menjabat pada 20 Februari 2025 untuk periode 2025–2030.
Satu Tahun Jadi Fondasi Pembangunan
Memasuki tahun pertama, Wongkar menegaskan arah pembangunan Minahasa Selatan semakin terukur dan berkelanjutan. Ia menyebut periode awal ini sebagai fondasi utama untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Ia memaparkan capaian di sektor pemerintahan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sosial, pertanian, ketahanan pangan, hingga penanggulangan bencana. Pemerintah daerah menjalankan visi, lima misi, dan sepuluh program prioritas secara konsisten.
Komitmen tersebut juga terlihat dalam agenda strategis daerah, termasuk penegasan arah pembangunan saat Paripurna HUT ke-23 Minsel yang menekankan keberlanjutan program jangka menengah.
Wongkar menegaskan capaian tahun pertama menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas kinerja pada tahun-tahun berikutnya dalam pelaksanaan RPJMD 2025–2030.
Tantangan dan Penguatan Sektor Strategis
Wongkar mengakui tantangan global dan nasional memengaruhi kapasitas fiskal daerah. Karena itu, ia mendorong seluruh jajaran bekerja lebih adaptif, inovatif, dan disiplin dalam mengelola anggaran.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan memperkuat sektor pertanian, perkebunan, UMKM, dan pariwisata. Sektor-sektor ini menjadi motor pertumbuhan ekonomi dan penopang pendapatan asli daerah.
Langkah ini sejalan dengan penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Merah Putih yang mendorong kemandirian warga.
Di sisi lain, pemerintah daerah menjaga stabilitas bersama unsur Forkopimda. Sinergi tersebut terlihat dalam agenda Forkopimda Minahasa Selatan yang memperkuat koordinasi lintas sektor.
Pentingnya Sinergi dan Kolaborasi
Dalam sambutannya, Wongkar mengajak seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, jajaran pemerintah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat menjaga soliditas.
Ia juga meminta masyarakat berpartisipasi aktif mengawal program pembangunan empat tahun ke depan.
Menurutnya, sinergi dan konsistensi kerja kolektif akan menentukan keberhasilan pembangunan hingga 2030.
“Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kita mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan dan mewujudkan Minahasa Selatan yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujar Wongkar.
Dihadiri Unsur Pemerintahan dan Masyarakat
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa Selatan Ny. Elsje Rosje Wongkar-Sumual bersama keluarga menghadiri kegiatan tersebut. Sekretaris TP-PKK dr. Rine Kawatu-Kaunang juga hadir bersama jajaran pengurus.
Mantan Wakil Bupati periode 2010–2015 Drs. Sonny Tandaju ikut menghadiri ibadah syukur.

Sejumlah unsur DPRD, Sekretaris Daerah, pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, camat, lurah, dan hukum tua memenuhi aula.
Kapolres Minahasa Selatan AKBP David Candra Babega, S.I.K., M.H., hadir bersama perwakilan Kodim 1302 Minahasa, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri Amurang, Pengadilan Agama Amurang, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Selatan.
Pimpinan dan pengurus TP-PKK serta Dharma Wanita Persatuan, pimpinan instansi vertikal, perwakilan BUMN dan BUMD, pihak perbankan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat turut meramaikan kegiatan.
Melalui ibadah syukur ini, pemerintah daerah memperkuat komitmen pelayanan publik dan pembangunan berkelanjutan demi kemajuan Minahasa Selatan.
