SULUTVIRAL.INFO – Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan inspeksi mendadak di Pasar 54 Amurang serta meninjau pangkalan LPG di Kecamatan Amurang pada Senin, 9 Maret 2026. Pemerintah daerah melaksanakan sidak ini untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok dan kelancaran distribusi energi menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terus meningkatkan pengawasan pasar guna mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang hari raya. Kehadiran langsung Franky Donny Wongkar bersama unsur Forkopimda di lapangan memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa pemerintah aktif memantau kondisi pasar.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus memperkuat berbagai program pengendalian harga, termasuk melalui kegiatan pangan murah Minahasa Selatan yang bertujuan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok bagi masyarakat.
Memantau Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok
Dalam kegiatan tersebut, Franky Donny Wongkar bersama rombongan memantau langsung aktivitas perdagangan di Pasar 54 Amurang. Mereka memeriksa sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, telur, cabai, bawang, serta berbagai bahan kebutuhan pokok lainnya.

Tim juga berdialog dengan pedagang untuk mengetahui perkembangan harga serta pasokan barang dari distributor. Pemerintah ingin memastikan harga tetap stabil dan pasokan barang tersedia dengan cukup menjelang hari raya.
Selain memantau harga, pemerintah daerah juga melakukan pengawasan untuk mencegah praktik penimbunan barang yang berpotensi memicu kelangkaan maupun kenaikan harga tidak wajar.
Franky Donny Wongkar menegaskan bahwa pemerintah daerah terus menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah terus memperkuat koordinasi lintas sektor bersama berbagai instansi.
Koordinasi tersebut juga diperkuat melalui rapat Forkopimda Minahasa Selatan guna memastikan stabilitas daerah tetap terjaga menjelang hari besar keagamaan.
Dialog Langsung dengan Pedagang dan Masyarakat
Selain melakukan pemantauan, Franky Donny Wongkar juga berdialog langsung dengan para pedagang serta masyarakat yang berbelanja di Pasar 54 Amurang.

Melalui dialog tersebut, pedagang menyampaikan perkembangan harga sejumlah komoditas serta kondisi distribusi barang dari pemasok. Sementara itu, masyarakat juga menyampaikan kondisi pasar menjelang Idul Fitri.
Dengan mendengar langsung aspirasi masyarakat, pemerintah memperoleh gambaran nyata mengenai dinamika perdagangan di pasar tradisional. Informasi tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Meninjau Distribusi LPG Bersubsidi
Selanjutnya, rombongan juga meninjau salah satu pangkalan LPG di Kecamatan Amurang. Peninjauan ini bertujuan memastikan distribusi LPG bersubsidi berjalan lancar dan tepat sasaran.

Franky Donny Wongkar bersama jajaran Forkopimda memeriksa langsung kondisi stok LPG serta mekanisme penyaluran kepada masyarakat. Pemerintah daerah ingin memastikan pasokan energi tetap tersedia dan mudah diakses masyarakat.
Langkah pengawasan ini penting untuk mencegah kelangkaan LPG bersubsidi yang biasanya meningkat menjelang hari raya.
Komitmen Pemerintah Menjaga Stabilitas Menjelang Idul Fitri
Melalui sidak pasar dan peninjauan pangkalan LPG ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta distribusi energi bagi masyarakat.
Pemerintah daerah berharap langkah ini memberikan rasa aman bagi masyarakat yang mempersiapkan kebutuhan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Langkah serupa juga dilakukan sejumlah pemerintah daerah lainnya, seperti sidak pasar Girian Bitung saat Ramadan guna memastikan harga bahan pokok tetap terkendali.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kepolisian Resor Minahasa Selatan AKBP David Candra Babega, Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan Albertus Roni Santoso, hakim yang mewakili Ketua Pengadilan Negeri Amurang, Perwira Penghubung Kabupaten Minahasa Selatan Mayor Inf. Rekom Mulyadi, Kepala BPS Minahasa Selatan Irena Listianawati, Sekretaris Daerah Minahasa Selatan Glady Kawatu, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.
