SULUTVIRAL.INFO – Pemerintah Kota Tomohon menjajaki kerja sama internasional dalam pengelolaan sampah Tomohon bersama Kota Maniwa, Jepang. Wali Kota Tomohon Caroll Senduk bersama Wakil Wali Kota Sendy Rumajar menegaskan komitmen tersebut saat menerima kunjungan resmi delegasi Kota Maniwa di Kantor Wali Kota Tomohon, Rabu, 11 Februari.
Caroll Senduk dan Sendy Rumajar menerima langsung rombongan Jepang didampingi jajaran perangkat daerah. Sejalan dengan itu, Pemkot Tomohon terus mendorong penguatan tata kelola lingkungan sebagai bagian dari agenda pembangunan kota, seiring berbagai program pelayanan publik yang sudah berjalan di Tomohon, termasuk penguatan layanan digital pemerintah daerah melalui layanan publik Tomohon.
Delegasi Jepang Tinjau Sistem Pengelolaan Sampah Tomohon
Sebelum pertemuan resmi, delegasi Kota Maniwa meninjau langsung sejumlah fasilitas pengelolaan lingkungan di Tomohon. Oleh karena itu, tim Jepang mengunjungi Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT), serta Pusat Pengelolaan Sampah Organik Terpadu (PPSOT).
Selain itu, delegasi juga melihat aktivitas Bank Sampah yang melibatkan masyarakat. Melalui kunjungan ini, Pemkot Tomohon menunjukkan sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dari tingkat komunitas hingga fasilitas pengolahan akhir. Dengan demikian, pemerintah kota menegaskan kesiapan daerah dalam membangun kolaborasi berbasis praktik lapangan, bukan sekadar konsep.
Inovasi Ecoenzym Jadi Sorotan Kota Maniwa
Delegasi Jepang turut meninjau kandang ayam yang rutin menggunakan ecoenzym sebagai pengendali bau. Menariknya, metode ini mampu menghilangkan bau tanpa bahan kimia berbahaya. Karena itu, tim Kota Maniwa memberi perhatian khusus pada inovasi sederhana namun berdampak tersebut.
Pemkot Tomohon menilai ecoenzym sebagai solusi ramah lingkungan yang sejalan dengan semangat keberlanjutan. Selain hemat biaya, metode ini juga mudah diterapkan di berbagai sektor. Selanjutnya, Pemkot mendorong inovasi lokal ini sebagai bagian dari potensi kerja sama teknis antarkota.
Wali Kota Tegaskan Komitmen Kerja Sama Lingkungan
Wali Kota Tomohon Caroll Senduk menyampaikan harapan agar kunjungan ini membuka jalan bagi kerja sama pengolahan sampah Tomohon dengan Kota Maniwa, Jepang. Ia menilai kolaborasi lintas negara mampu mempercepat peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan kota.
“Kami berharap kerja sama ini berkembang menjadi kolaborasi nyata, khususnya di bidang pengolahan sampah dan lingkungan,” kata Wali Kota Tomohon.
Komitmen tersebut sejalan dengan peran aktif kepala daerah Tomohon dalam berbagai forum nasional, termasuk penguatan sinergi program pusat dan daerah untuk kepentingan warga, sebagaimana terlihat dalam agenda program pusat Tomohon.
Sejalan dengan Agenda Lingkungan Sulawesi Utara
Di tingkat regional, upaya Tomohon membangun kerja sama internasional juga sejalan dengan arah kebijakan pembangunan Sulawesi Utara. Pemerintah provinsi terus mendorong daerah memperkuat daya saing dan tata kelola berkelanjutan sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi dan lingkungan Sulut, termasuk dalam agenda ekonomi Sulut tumbuh.
Dengan demikian, kerja sama Tomohon dan Kota Maniwa berpotensi memberi manfaat ganda, baik bagi penguatan lingkungan kota maupun kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan Sulawesi Utara. Ke depan, Pemkot Tomohon berkomitmen menindaklanjuti pertemuan ini melalui komunikasi intensif dan pembahasan teknis yang terukur.
